Pembinaan Posyandu 6 Bidang SPM di Desa Tatah Jaruju Persiapkan Launching 20 Desa Pilot Project Kabupaten Banjar

TATAH MAKMUR – Tim Pembina Posyandu Kabupaten Banjar melaksanakan pembinaan Posyandu 6 (enam) bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Desa Tatah Jaruju, Kecamatan Tatah Makmur, Selasa (6/10/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari persiapan launching 20 desa pilot project Posyandu 6 bidang SPM di Kabupaten Banjar Tahun 2026. Pembinaan dilaksanakan menindaklanjuti Surat TP Posyandu Kabupaten Banjar Nomor 027/SKR/Posyandu.Kab/X/2026 tanggal 3 Oktober 2026 tentang Pembinaan 20 Desa Pilot Project Posyandu 6 (enam) Bidang SPM.

Kegiatan di Desa Tatah Jaruju dihadiri Ketua TP PKK Kecamatan Tatah Makmur, Kasi Kesejahteraan Sosial (Kasi Kessos) Kecamatan Tatah Makmur, Pambakal beserta perangkat Desa Tatah Jaruju, Kepala Puskesmas Kecamatan Tatah Makmur, serta para kader Posyandu Nusa Indah Desa Tatah Jaruju.

Pembinaan ini menjadi bagian penting dalam mempersiapkan Posyandu agar mampu menjalankan peran secara lebih optimal dalam mendukung pemenuhan pelayanan dasar masyarakat melalui enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Kasi Kesejahteraan Sosial (Kasi Kessos) Kecamatan Tatah Makmur Hj.Yusmianti menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kesiapan desa, khususnya para kader Posyandu, dalam menjalankan pelayanan kepada masyarakat.

“Kami menyambut baik pembinaan Posyandu 6 bidang SPM ini. Desa Tatah Jaruju sebagai salah satu pilot project diharapkan dapat mempersiapkan seluruh unsur yang terlibat, terutama kader, agar pelaksanaan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan secara optimal dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan,” ujar Kasi Kessos Kecamatan Tatah Makmur.

Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan Posyandu 6 bidang SPM membutuhkan dukungan dan kolaborasi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, Puskesmas, kader Posyandu, serta masyarakat.

“Kolaborasi menjadi kunci. Tidak hanya pemerintah desa dan kader, tetapi juga diperlukan dukungan dari Puskesmas, kecamatan dan masyarakat. Dengan sinergi yang baik, Posyandu diharapkan tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan, tetapi juga mampu mendukung pemenuhan pelayanan dasar masyarakat secara lebih luas,” tambahnya.

Sementara itu, Tim Pembina Posyandu Kabupaten Banjar menekankan bahwa pembinaan yang dilakukan di desa pilot project merupakan bagian dari tahapan persiapan sebelum pelaksanaan launching 20 desa pilot project Posyandu 6 bidang SPM di Kabupaten Banjar Tahun 2026.Pembinaan ini dilakukan untuk melihat sekaligus memperkuat kesiapan masing-masing desa pilot project. Tim Pembina Posyandu Kabupaten Banjar ingin memastikan bahwa Posyandu memiliki kesiapan dari sisi kelembagaan, kader, sarana pendukung maupun pelaksanaan pelayanan sehingga nantinya dapat menjadi contoh dalam penerapan Posyandu 6 bidang SPM.

Pambakal Desa Tatah Jaruju Majidi berharap para kader Posyandu Nusa Indah Desa Tatah Jaruju dapat terus meningkatkan kapasitas dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Para kader merupakan ujung tombak dalam pelaksanaan pelayanan di tingkat masyarakat. Karena itu, saya berharap pembinaan ini dapat memberikan pemahaman dan penguatan kepada kader sehingga mereka semakin siap melaksanakan tugas dan memberikan pelayanan yang berkualitas,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut, pembinaan juga menjadi kesempatan untuk melakukan evaluasi terhadap kesiapan Posyandu Nusa Indah sebagai salah satu desa pilot project. Berbagai unsur terkait turut berkoordinasi untuk memastikan pelaksanaan Posyandu 6 bidang SPM dapat berjalan sesuai dengan tujuan program.

Pambakal Desa Tatah Jaruju bersama perangkat desa menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan program tersebut dan siap bersinergi dengan kecamatan, Puskesmas, Tim Pembina Posyandu Kabupaten Banjar serta para kader dalam mempersiapkan Desa Tatah Jaruju sebagai salah satu pilot project.

Dengan adanya pembinaan ini, diharapkan Posyandu Nusa Indah Desa Tatah Jaruju semakin siap menghadapi launching 20 desa pilot project Posyandu 6 bidang SPM Kabupaten Banjar Tahun 2026 sekaligus mampu menjadi contoh dalam penguatan pelayanan dasar berbasis masyarakat di tingkat desa.(IP Kab. Banjar/Brigade Tatah Makmur/Zainurrahman)


Komentar