Kawal CSR, Kadistan Banjar Monev Tiga Lokasi di Sungai Tabuk dan Martapura Barat

Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Banjar melakukan monitoring program Cetak Sawah Rakyat (CSR). Kepala Dinas Pertanian Banjar, Warsita didampingi Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Sungai Tabuk hadir langsung untuk memantau dan mengevaluasi langsung perkembangan tiga titik lokasi. Langkah ini dilakukan guna memastikan kendala teknis di lapangan, Kamis (1/10/2026). 

Langkah awal monitoring evaluasi menyasar lahan Brigade Pangan Serumpun Jaya di Desa Pejambuan, Kecamatan Sungai Tabuk. Dalam dialog langsung, Ketua Brigade Pangan Serumpun Jaya, Andi mengungkapkan tantangan berupa belum tersedianya saluran air, meski pasokan air sudah siap dan terhubung via sistem pipa irigasi buka tutup.

​Merespons masukan tersebut, Kepala Dinas Pertanian Banjar, Warsita menginstruksikan pada penyuluh pertanian untuk mendampingi brigade  pangan mengajukan usulan normalisasi saluran ke Dinas PUPRP Banjar. Sebagai solusi jangka pendek untuk percepatan olah lahan, Distan juga memfasilitasi peminjaman alat mesin pertanian berupa traktor roda 4 dan rotavator.

Kunjungan berlanjut ke titik kedua di Desa Gudang Tengah, Kecamatan Sungai Tabuk, yang membawa kabar gembira. Anggota Brigade Pangan Serumpun Jaya menyampaikan atas keberhasilan program CSR di wilayah mereka, di mana panen dan ubinan padi varietas Siam Madu mampu mencatatkan hasil memuaskan hingga 5 ton per hektare.

Merespons capaian positif tersebut, Kadistan Banjar, Warsita menyampaikan apresiasinya dan mengajak para petani untuk mengoptimalkan program Cetak Sawah Rakyat guna meningkatkan kesejahteraan. Menurutnya, potensi sektor ini sangat menjanjikan dan mampu memberikan hasil apabila dikelola dengan baik.

Peninjauan diakhiri di titik ketiga yang berlokasi di Desa Sungai Rangas Ulu, Kecamatan Martapura Barat. Meski hamparan lahan CSR di daerah ini telah berhasil ditanami, para petani setempat kini masih harus berjuang menghadapi tantangan terbatasnya debit air akibat dampak musim kemarau.
(Brigade Distan Syaripuddin) 
​


Komentar