HAUL AKBAR KE-218 PANGERAN SYARIF HUSEIN BIN AWADH BAHASYIM, CAMAT KARANG INTAN AJAK MASYARAKAT MENELADANI WARISAN ULAMA UNTUK MEMPERKUAT PERSATUAN DAN AKHLAK BANGSA
KARANG INTAN InfoPublik – Camat Karang Intan H. Pusaro Riyanto, didampingi Plt. Sekretaris Kecamatan Karang Intan Nur Rasyid, menghadiri kegiatan Haul Akbar ke-218 Pangeran Syarif Husein bin Awadh Bahasyim Tahun 2026 yang diselenggarakan di Desa Lihung, Kecamatan Karang Intan, pada Ahad (20/9/2026).
Kegiatan haul yang berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan tersebut dihadiri oleh para ulama, habaib, tokoh agama, tokoh masyarakat, aparatur pemerintah, serta ribuan jamaah dari berbagai wilayah.
Pada kesempatan tersebut, tausiyah agama disampaikan oleh Pengasuh Pondok Pesantren Nur Al-Khairat, KH. Mahyuni Nafiah Abd Muhith dengan mengangkat tema “Meneladani Warisan Ulama dalam Kehidupan Berbangsa.”
Dalam ceramahnya, KH. Mahyuni Nafiah Abd Muhith mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan para ulama sebagai teladan dalam membangun kehidupan yang berakhlak, damai, dan penuh keberkahan.
Menurut beliau, ulama terdahulu tidak hanya mengajarkan ilmu agama, tetapi juga menanamkan nilai persatuan, toleransi, kasih sayang, serta kecintaan kepada tanah air.
Beliau menegaskan bahwa warisan terbesar para ulama bukan hanya berupa kitab-kitab ilmu pengetahuan, tetapi juga keteladanan akhlak yang harus diwariskan kepada generasi muda.
Di tengah perkembangan zaman yang semakin cepat, masyarakat diingatkan agar tetap berpegang teguh pada nilai-nilai keislaman, menjaga ukhuwah, serta memperkuat silaturahmi dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.
Selain itu, KH. Mahyuni Nafiah Abd Muhith juga mengajak jamaah untuk memperbanyak amal saleh, menghormati para guru dan orang tua, menjaga kerukunan, serta senantiasa berkontribusi positif dalam pembangunan daerah. Menurut beliau, masyarakat yang menghormati ulama dan mengamalkan ajaran agama akan memperoleh keberkahan serta ketenteraman dalam kehidupan.
Suasana haul berlangsung penuh haru ketika jamaah bersama-sama memanjatkan doa untuk para ulama dan tokoh-tokoh agama yang telah berjasa dalam menyebarkan syiar Islam di Kalimantan Selatan, khususnya di wilayah Kecamatan Karang Intan.
Camat Karang Intan, H. Pusaro Riyanto, memberikan keterangan bahwa kegiatan haul merupakan momentum penting untuk mengenang jasa para ulama sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat.
"Melalui Haul Akbar ini, kita tidak hanya mengenang perjuangan dan keteladanan Pangeran Syarif Husein bin Awadh Bahasyim, tetapi juga mengambil hikmah dari perjuangan beliau dalam membimbing umat. Semoga nilai-nilai yang diwariskan para ulama dapat terus menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara," ujar Camat.
Beliau juga menegaskan pentingnya menjaga persatuan dan kerukunan sebagai modal utama pembangunan daerah.
"Kami mengajak seluruh masyarakat Karang Intan untuk terus menjaga ukhuwah Islamiyah, memperkuat persaudaraan, serta mendukung terciptanya lingkungan yang aman, damai, dan religius demi kemajuan bersama," tegasnya.
Plt. Sekretaris Kecamatan Karang Intan, Nur Rasyid, berharap kegiatan haul dapat menjadi sarana memperkuat keimanan dan meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap para ulama.
"Haul ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari aspek fisik, tetapi juga dari kualitas akhlak dan spiritual masyarakat. Semoga generasi muda dapat meneladani semangat para ulama dalam menuntut ilmu dan berbuat kebaikan," ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa nilai-nilai yang diajarkan para ulama harus terus dihidupkan dalam kehidupan sehari-hari.
"Mari kita jadikan warisan ulama sebagai pedoman dalam membangun karakter yang jujur, amanah, disiplin, dan peduli terhadap sesama demi terwujudnya masyarakat yang religius dan harmonis," tegas Nur Rasyid.
Salah seorang jamaah haul, mengaku sangat bersyukur dapat mengikuti kegiatan yang penuh keberkahan tersebut.
"Kami merasa mendapatkan banyak pelajaran berharga dari ceramah yang disampaikan. Semoga kegiatan haul seperti ini terus dilaksanakan setiap tahun sebagai sarana mempererat silaturahmi dan menambah kecintaan kepada para ulama," tuturnya.
Ia berharap generasi muda semakin mengenal sejarah perjuangan para ulama dan menjadikan mereka sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan Haul Akbar ke-218 Pangeran Syarif Husein bin Awadh Bahasyim ditutup dengan pembacaan doa bersama yang berlangsung khidmat.
Seluruh jamaah tampak mengikuti rangkaian acara dengan penuh kekhusyukan, sebagai bentuk penghormatan kepada para ulama yang telah memberikan kontribusi besar dalam penyebaran ajaran Islam dan pembinaan umat.
(IP Kab Banjar Brigade Karang Intan/Hernadi)
