Pelatihan Keterampilan Perempuan di Tatah Makmur Dorong Kemandirian Ekonomi dan Usaha Rumahan

TATAH MAKMUR — Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kabupaten Banjar melaksanakan Pelatihan Keterampilan Bagi Perempuan di Aula Kecamatan Tatah Makmur, Kamis (17/9/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pengembangan dan pembinaan untuk meningkatkan kualitas hidup perempuan dan keluarga sekaligus mendorong tumbuhnya jiwa kewirausahaan di kalangan perempuan, khususnya yang memiliki keterbatasan ekonomi.

Sebanyak 30 orang perempuan mengikuti pelatihan tersebut. Para peserta merupakan perempuan yang tidak mampu secara ekonomi dan terdata dalam DTSEN (Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional) di wilayah Kecamatan Tatah Makmur.

Pelatihan turut dihadiri Kasi Kesejahteraan Sosial Kecamatan Tatah Makmur serta Kepala Seksi Kualitas Hidup Perempuan dan Keluarga Bidang PPPA Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar.

Sementara itu, materi dan praktik pelatihan menghadirkan narasumber dari TP PKK Kabupaten Banjar, Ibu Siti Mardiah.

Dalam pelaksanaannya, peserta tidak hanya mendapatkan materi, tetapi juga mengikuti praktik pengolahan makanan dengan memanfaatkan bahan pangan lokal yang menjadi salah satu potensi di Kecamatan Tatah Makmur.

Sejumlah produk makanan yang dipraktikkan antara lain sempol ayam, bolu kukus Sprite, dan keripik pisang manis. Produk tersebut dipilih karena relatif mudah dibuat dan memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi produk usaha rumahan yang bernilai ekonomis.

Kepala Seksi Kualitas Hidup Perempuan dan Keluarga Bidang PPPA Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar Rinawati menjelaskan bahwa kegiatan pelatihan tersebut diarahkan untuk meningkatkan keterampilan sekaligus kemandirian ekonomi perempuan.

“Pelatihan keterampilan bagi perempuan ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan dan kemandirian ekonomi perempuan. Kami berharap keterampilan yang diperoleh peserta dapat dimanfaatkan untuk mendukung peran perempuan dalam keluarga sekaligus membuka peluang usaha kecil dari rumah.”

Ia menambahkan, pemanfaatan bahan pangan lokal dalam praktik pelatihan diharapkan dapat mendorong peserta melihat potensi yang ada di lingkungan sekitar untuk dikembangkan menjadi produk yang memiliki nilai jual.

“Kami memilih praktik pengolahan makanan dengan memanfaatkan bahan pangan yang tersedia dan menjadi potensi lokal. Harapannya, peserta tidak hanya memperoleh keterampilan memasak, tetapi juga dapat melihat peluang ekonomi dari keterampilan tersebut sehingga nantinya bisa membantu meningkatkan perekonomian keluarga.”

Sementara itu, Kasi Kesejahteraan Sosial Kecamatan Tatah Makmur Hj.Yusmianti menyambut baik pelaksanaan pelatihan yang menyasar perempuan kurang mampu di wilayah kecamatan tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi pelaksanaan pelatihan keterampilan bagi perempuan di Kecamatan Tatah Makmur. Kegiatan seperti ini memberikan kesempatan kepada masyarakat, khususnya perempuan yang memiliki keterbatasan ekonomi, untuk mendapatkan keterampilan yang dapat dikembangkan menjadi kegiatan usaha.”

Menurutnya, keterampilan yang diberikan diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pelatihan, tetapi dapat diterapkan dan dikembangkan oleh peserta dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami berharap setelah mengikuti pelatihan ini para peserta dapat mempraktikkan kembali keterampilan yang diperoleh di rumah dan mengembangkannya menjadi usaha kecil. Dengan demikian, keterampilan tersebut dapat memberikan manfaat nyata dalam membantu meningkatkan pendapatan dan perekonomian keluarga.”

Narasumber pelatihan dari TP PKK Kabupaten Banjar, Ibu Siti Mardiah, memberikan materi sekaligus praktik pengolahan makanan kepada para peserta.

Melalui praktik tersebut, peserta diajak untuk mengolah bahan pangan menjadi makanan yang menarik, memiliki cita rasa, serta berpotensi untuk dipasarkan.

Kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan kepercayaan diri perempuan untuk mulai mengembangkan usaha dari keterampilan yang dimiliki. Dengan memanfaatkan bahan yang mudah diperoleh di lingkungan sekitar, usaha rumahan diharapkan dapat dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan masing-masing peserta.

Dengan terselenggaranya Pelatihan Keterampilan Bagi Perempuan di Kecamatan Tatah Makmur dapat menambah pengetahuan dan keterampilan para peserta, khususnya dalam bidang pengolahan makanan.

Selain meningkatkan kemampuan, kegiatan tersebut diharapkan mampu membuka peluang usaha bagi perempuan serta memberikan dampak positif terhadap peningkatan perekonomian keluarga dan kemandirian perempuan di tengah masyarakat.(IP Kab. Banjar/Brigade Tatah Makmur/Zainurrahman)



Komentar