Camat Sungai Pinang Hadiri Workshop Manajemen Risiko Pembangunan Daerah Kabupaten Banjar

Camat Sungai Pinang, Marwata, S.E., menghadiri Workshop Manajemen Risiko Pembangunan Daerah yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Banjar di William Tandiono Building, Gambut, Selasa (08/09/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan surat Bupati Banjar Nomor 000.7.5/168/PPE/Bapperida/2026 sebagai upaya meningkatkan efektivitas penerapan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) serta memperkuat manajemen risiko dalam mendukung pencapaian sasaran pembangunan daerah.

Workshop menghadirkan narasumber dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Kalimantan Selatan yang menyampaikan materi mengenai kebijakan dan urgensi penerapan manajemen risiko dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai peran pimpinan perangkat daerah sebagai risk owner dalam mengidentifikasi, mengelola, dan memitigasi berbagai risiko yang dapat memengaruhi pencapaian tujuan organisasi.

Camat Sungai Pinang, Marwata, S.E., menyampaikan bahwa manajemen risiko merupakan bagian penting dalam mendukung pelaksanaan pemerintahan yang efektif dan akuntabel. Menurutnya, setiap program dan kegiatan perlu dipersiapkan dengan mempertimbangkan berbagai potensi risiko agar pelaksanaannya dapat berjalan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.

“Melalui kegiatan ini, kami mendapatkan pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya manajemen risiko dalam pelaksanaan tugas pemerintahan. Di tingkat kecamatan, hal ini sangat diperlukan agar setiap program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan tepat sasaran, efektif, serta dapat mengantisipasi berbagai kendala sejak dini,” ujar Marwata.

Marwata menambahkan, penerapan manajemen risiko tidak hanya menjadi tanggung jawab pimpinan, tetapi perlu menjadi perhatian seluruh jajaran pemerintahan. Dengan adanya pemahaman dan koordinasi yang baik, potensi hambatan dalam pelaksanaan program dapat diidentifikasi lebih awal dan ditindaklanjuti dengan langkah mitigasi yang tepat.

Keikutsertaan Kecamatan Sungai Pinang dalam workshop ini diharapkan dapat memperkuat penerapan manajemen risiko dalam pelaksanaan program dan kegiatan pemerintahan. Hal tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik di Kecamatan Sungai Pinang.



Komentar