70 Ribu Zikir dan Tahlil Mengiringi Doa untuk Almarhum Rudy Arifin

MARTAPURA, InfoPublik – Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Banjar menggelar zikir dan tahlil 70 ribu untuk almarhum H Rudy Arifin, mantan Gubernur Kalimantan Selatan sekaligus mantan Bupati Banjar, di Gedung Islamic Center Martapura, Rabu (9/9/2026) pagi.

Kegiatan yang diikuti ratusan pengurus dan anggota PWRI Kabupaten Banjar tersebut berlangsung khidmat dan penuh suasana kekeluargaan. Hadir pula putra almarhum, H Aditya Mufti Ariffin, yang mewakili keluarga untuk mengikuti rangkaian zikir, tahlil dan doa bersama.

Atas nama keluarga, Aditya Mufti Ariffin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PWRI Kabupaten Banjar serta seluruh peserta yang telah meluangkan waktu untuk mendoakan almarhum.


“Saya mengucapkan terima kasih kepada para hadirin sekalian yang telah meluangkan waktunya hadir di sini, membacakan doa, tahlil, istighosah dan doa-doa untuk almarhum abah. Mudah-mudahan doa-doa yang dipanjatkan diterima di sisi Allah SWT,” ucapnya.

Aditya juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat apabila selama hidupnya, baik ketika menjalankan amanah sebagai Bupati Banjar maupun dalam kapasitasnya sebagai pribadi, almarhum pernah melakukan kekhilafan atau kesalahan, baik yang disengaja maupun tidak disengaja.

“Kalau selama beliau menjalankan tugas sebagai Bupati Banjar ataupun dalam pergaulan sehari-hari ada kesalahan dan kekhilafan, baik yang disengaja maupun tidak, kami atas nama keluarga memohon kiranya dapat dimaafkan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Aditya turut mengenang masa-masa terakhir kepergian sang ayah .Ia menuturkan, sebelum menjalani perawatan, almarhum sempat mengeluhkan sesak napas dan kondisi tubuh yang kurang sehat. Atas saran dokter, almarhum kemudian menjalani perawatan di ruang ICU. Setelah sempat mendapatkan penanganan medis, kondisi kesehatan almarhum kembali menurun hingga akhirnya berpulang ke Rahmatullah.

Sementara itu, Pengurus PWRI Kabupaten Banjar Akhmad Zakie Hafidzi mengatakan, pelaksanaan zikir dan tahlil tersebut merupakan bentuk penghormatan sekaligus ungkapan rasa cinta dan terima kasih kepada almarhum H Rudy Arifin atas jasa, pengabdian dan kebaikannya selama hidup.
Menurutnya, sosok almarhum tidak hanya dikenang dari kiprahnya ketika menduduki jabatan pemerintahan, tetapi juga dari hubungan sosial dan kedekatannya dengan masyarakat.


“Tujuan digelarnya tahlil dan zikir ini adalah untuk mengenang kebaikan almarhum, baik semasa beliau menjabat sebagai Bupati Banjar maupun ketika bersosialisasi dan bergaul sebagai warga,” jelasnya.

Ia berharap rangkaian doa yang dipanjatkan bersama dapat menjadi amal jariyah sekaligus membawa keberkahan bagi keluarga yang ditinggalkan.

“Semoga melalui tahlil, zikir dan doa yang kita kirimkan, almarhum mendapatkan ampunan, rahmat dan kelapangan di alam kubur serta ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah SWT. Aamiin,” tutupnya. (Media Center Banjar)


Komentar