Perkuat Pencegahan Karhutla, Kecamatan Mataraman Ikuti Rakor Forkopimda

MATARAMAN-InfoPublik- Upaya meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Banjar bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan jajaran terkait.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Kasi Ketenteraman dan Ketertiban (Trantib) Kecamatan Mataraman, Aini, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Forkopimda yang membahas penanganan dan pencegahan Karhutla, khususnya di kawasan Bukit Bintang, pada Rabu (9/9/2026).

Rakor tersebut menjadi wadah koordinasi lintas sektor untuk menyamakan langkah dalam menghadapi potensi Karhutla, terutama di tengah kondisi cuaca dan lingkungan yang dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan maupun lahan.

Dalam rakor, dibahas berbagai langkah strategis dalam pencegahan dan penanganan Karhutla, mulai dari peningkatan kewaspadaan, pemantauan wilayah rawan, kesiapan personel dan sarana prasarana, hingga pentingnya respons cepat apabila ditemukan titik api.

Keterlibatan unsur kecamatan dalam kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah dengan pemerintah kecamatan serta unsur terkait di wilayah. Kecamatan memiliki peran dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat sekaligus mendorong keterlibatan warga dalam upaya pencegahan Karhutla.

Aini menyampaikan bahwa pencegahan Karhutla membutuhkan sinergi seluruh pihak. Tidak hanya mengandalkan petugas, tetapi juga diperlukan kesadaran masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran.

Menurutnya, kewaspadaan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mencegah meluasnya kebakaran. Apabila ditemukan indikasi maupun kejadian kebakaran, masyarakat diharapkan segera melaporkan kepada pihak terkait agar dapat ditangani sedini mungkin.

Rakor juga menekankan pentingnya koordinasi dan komunikasi yang cepat antarinstansi. Dengan adanya koordinasi yang baik, potensi Karhutla dapat diantisipasi sejak dini dan penanganan di lapangan dapat dilakukan secara lebih efektif.

Kawasan Bukit Bintang menjadi salah satu perhatian dalam pembahasan karena memiliki kawasan yang perlu mendapatkan pengawasan dan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Pemantauan secara berkala di wilayah rawan diharapkan dapat membantu mencegah terjadinya kebakaran serta meminimalkan dampak apabila terjadi kejadian Karhutla.

Melalui kegiatan Rakor Forkopimda tersebut, diharapkan seluruh unsur terkait semakin siap dalam menghadapi potensi Karhutla dan mampu membangun pola penanganan yang cepat, terkoordinasi serta tepat sasaran.

Kecamatan Mataraman berkomitmen mendukung langkah Pemerintah Kabupaten Banjar dalam menjaga keamanan, ketenteraman dan kelestarian lingkungan, termasuk melalui peningkatan sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya serta pencegahan kebakaran hutan dan lahan.

Dengan sinergi pemerintah, aparat, masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan, diharapkan potensi Karhutla dapat ditekan dan kondisi lingkungan serta keamanan masyarakat di wilayah Kabupaten Banjar, khususnya Kecamatan Mataraman, tetap terjaga.


Komentar