Kesehatan Terjaga, Belajar Makin Semangat! Pelajar SMPN 3 Aranio Serbu Posyandu Siklus Hidup
ARANIO, InfoPublik - Suasana Poskesdes Anggrek Putih di Desa Benua Riam tampak berbeda dari biasanya pada Rabu pagi, (9/9). Sebanyak 66 pelajar SMPN 3 Aranio terlihat antusias memadati lokasi kegiatan Posyandu Siklus Hidup yang berlangsung sejak pukul 10.00 hingga 12.00 WITA.
Bukan sekadar periksa kesehatan biasa, kegiatan ini merupakan bentuk sinergi apik antara pihak sekolah, Puskesmas Aranio, pemerintah desa, serta kader Posyandu setempat demi memantau kesehatan generasi muda secara menyeluruh.
Para siswa yang hadir tidak hanya berasal dari Desa Benua Riam saja, melainkan juga datang dari dua desa tetangga, yakni Desa Artain dan Desa Kalaan yang menimba ilmu di SMPN 3 Aranio. Kehadiran mereka menunjukkan tingginya kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan sejak usia remaja.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan pemeriksaan fisik dasar, yang meliputi pengukuran tinggi badan serta berat badan. Setelah itu, para siswa melanjutkan ke meja pemeriksaan kesehatan untuk pengecekan tensi darah, kadar hemoglobin (HB) darah, hingga pemeriksaan gula darah dan kolesterol.
Meski sebagian siswa sempat merasa sedikit tegang saat hendak diambil sampel darahnya, suasana tetap berjalan lancar, tertib, andai kata penuh kehangatan berkat pendampingan dari para petugas medis dan guru. Sebagai penutup yang manis, kegiatan diakhiri dengan pembagian Pemberian Makanan Tambahan (PMT) khusus bagi remaja untuk memulihkan energi usai pemeriksaan.
Salah satu peserta, Muhammad Hasbi, mengaku senang bisa mengikuti kegiatan pemeriksaan kesehatan ini. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat membantunya mengetahui kondisi tubuh secara langsung.
"Senang sekali bisa ikut diperiksa kesehatannya hari ini. Jadi tahu kondisi tubuh kita seperti apa, apalagi tadi juga dapat makanan tambahan yang sehat," ungkap Hasbi penuh semangat.
Pihak sekolah menyambut baik terlaksananya kegiatan lintas sektor ini. Sinergi antara sekolah, Puskesmas, dan Posyandu desa diharapkan dapat terus berlanjut secara berkesinambungan. Langkah preventif ini dinilai sangat krusial dalam mewujudkan profil Anak Indonesia Hebat, mengingat kondisi fisik yang sehat dan bugar merupakan investasi utama dalam menunjang kelancaran proses belajar mengajar di sekolah.
