Kadis PMD Banjar Apresiasi Pemdes Sungai Sipai Gandeng ULM Kembangkan Potensi Pertanian

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Banjar H Muhammad Hafizh Anshari mengapresiasi inisiatif Pemerintah Desa Sungai Sipai yang membangun kerja sama dengan Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat (ULM) dalam pengembangan persawahan di desa tersebut.


Apresiasi tersebut disampaikan Hafizh saat menghadiri penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Pengembangan Persawahan Desa Sungai Sipai dengan Fakultas Pertanian ULM, di Cafe Fourty Five, Desa Sungai Sipai, Kamis (27/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Hafizh didampingi Kepala Bidang Ekonomi, Kemitraan dan Kawasan Perdesaan (EKKP) DPMD Kabupaten Banjar Gusti Muhammad Chandra Suryana dan Plt Kasi PKED Setia Gunawan.

Menurut Hafizh, langkah Pemerintah Desa Sungai Sipai menggandeng perguruan tinggi merupakan bentuk keseriusan pemerintah desa dalam mengembangkan potensi yang dimiliki sekaligus mencari terobosan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi Pemerintah Desa Sungai Sipai. Tidak semua desa memiliki inisiatif untuk melihat potensi yang ada kemudian mencari mitra yang tepat untuk mengembangkannya. Apa yang dilakukan Sungai Sipai ini menunjukkan bahwa pemerintah desa memiliki kemauan untuk maju dan tidak hanya menunggu,” ujar Hafizh.

Ia menilai, keberanian Pemerintah Desa Sungai Sipai membangun kolaborasi dengan Fakultas Pertanian ULM patut menjadi contoh bagi desa lainnya di Kabupaten Banjar. Pemerintah Desa, kata dia, perlu proaktif membangun jejaring dengan perguruan tinggi, dunia usaha maupun pihak lainnya yang memiliki kompetensi dan sumber daya sesuai dengan kebutuhan Desa.

“Ini adalah langkah yang baik dan patut diapresiasi. Pemerintah Desa Sungai Sipai sudah menunjukkan bahwa desa bisa mengambil inisiatif sendiri untuk mengembangkan potensi yang dimiliki. DPMD tentu mendukung dan mendorong langkah-langkah seperti ini,” katanya.

Hafizh mengatakan, potensi persawahan di Desa Sungai Sipai perlu dikembangkan secara lebih terarah dengan memanfaatkan dukungan ilmu pengetahuan, inovasi dan teknologi. Karena itu, kerja sama dengan Fakultas Pertanian ULM diharapkan mampu memberikan penguatan terhadap pengelolaan persawahan, mulai dari peningkatan produktivitas, efisiensi, penerapan teknologi hingga peningkatan kapasitas petani.

“Kami berharap kerja sama ini benar-benar menjadi pintu masuk bagi pengembangan pertanian Desa Sungai Sipai. Bukan hanya menghasilkan produksi, tetapi bagaimana pertanian tersebut memberikan nilai tambah dan meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan agar kerja sama tersebut tidak berhenti pada seremoni penandatanganan PKS.

“Kerja sama ini jangan berhenti pada penandatanganan saja. Yang paling penting adalah tindak lanjutnya. Ada kegiatan nyata di lapangan, ada inovasi yang diterapkan, petani mendapatkan manfaat, produktivitas meningkat dan pada akhirnya ekonomi masyarakat ikut bergerak,” tegas Hafizh.

Menurutnya, pemerintah desa tidak harus berjalan sendiri dalam mengembangkan potensi wilayahnya. Dengan membangun kemitraan yang tepat, berbagai keterbatasan desa dapat diperkuat melalui dukungan pengetahuan, teknologi, sumber daya dan jaringan dari para mitra.

“Pemerintah Desa tidak harus berjalan sendiri. Justru Desa yang mampu membangun kolaborasi akan memiliki kekuatan lebih besar dalam mengembangkan potensinya. Apa yang dilakukan Pemerintah Desa Sungai Sipai ini merupakan contoh bahwa inisiatif Desa dapat menjadi awal dari pengembangan ekonomi masyarakat,” ungkapnya.

Hafizh berharap Pemerintah Desa Sungai Sipai dapat terus mengawal dan mengembangkan kerja sama tersebut secara berkelanjutan. Ia juga mendorong agar hasil dari kerja sama nantinya dapat menjadi model yang dapat direplikasi oleh desa-desa lain sesuai dengan potensi masing-masing.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Pengembangan Persawahan di Desa Sungai Sipai antara Pemerintah Desa Sungai Sipai dan Fakultas Pertanian ULM.

Melalui kerja sama ini, pengembangan persawahan diharapkan tidak hanya meningkatkan produktivitas sektor pertanian, tetapi juga menciptakan nilai tambah, memperkuat kapasitas petani dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa Sungai Sipai.

DPMD Kabupaten Banjar turut mendorong agar inisiatif dan praktik baik yang dilakukan Pemerintah Desa Sungai Sipai dapat menjadi inspirasi bagi pemerintah desa lainnya untuk lebih aktif menggali potensi, membangun kemitraan dan menghadirkan inovasi dalam pembangunan Desa.
BrigadeDPMD/AnnaM


Komentar