Desk e-Walidata SIPD RI 2026, Kecamatan Karang Intan Perkuat Akurasi Data dan Sinergi Perencanaan Pembangunan
BANJAR InfoPublik–
Dalam upaya meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan berbasis data yang akurat dan terintegrasi, Kasubbag Perencanaan, Keuangan dan Aset Kecamatan Karang Intan Neni Ruyanti, S.Tr.Kes bersama Staf Perencana Ahli Pertama Estiningtyas Kusumawardani, S.Pd mengikuti kegiatan Desk Tahapan Perencanaan Modul e-Walidata SIPD RI Tahun Data 2026 yang diselenggarakan di Aula Baiman Bapperida Kabupaten Banjar, Jumat (21/8/2026).
Kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan perangkat daerah se-Kabupaten Banjar sebagai bagian dari penguatan implementasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah Republik Indonesia (SIPD RI), khususnya pada pengelolaan dan pemutakhiran data pembangunan daerah melalui modul e-Walidata.
Dalam kegiatan desk tersebut, peserta mendapatkan pendampingan teknis terkait tahapan perencanaan, sinkronisasi data sektoral, validasi indikator pembangunan, serta mekanisme penginputan dan pemanfaatan data pada aplikasi e-Walidata SIPD RI. Kegiatan ini bertujuan agar seluruh perangkat daerah memiliki kesamaan pemahaman dalam penyusunan data perencanaan yang akurat, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Salah satu narasumber dari Bapperida Kabupaten Banjar menjelaskan bahwa keberhasilan perencanaan pembangunan sangat ditentukan oleh kualitas data yang digunakan sebagai dasar pengambilan kebijakan.
"Data merupakan fondasi utama dalam perencanaan pembangunan. Melalui e-Walidata SIPD RI, seluruh perangkat daerah diharapkan mampu menghadirkan data yang valid, konsisten, dan terintegrasi sehingga kebijakan yang dihasilkan benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat," jelas narasumber.
Ia juga menegaskan bahwa sinkronisasi antar perangkat daerah menjadi kunci dalam mewujudkan sistem perencanaan yang efektif dan efisien.
"Kesalahan kecil dalam pengelolaan data dapat berdampak pada kualitas perencanaan. Oleh karena itu, validasi dan pemutakhiran data harus dilakukan secara berkelanjutan dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan," tambahnya.
Kasubbag Perencanaan, Keuangan dan Aset Kecamatan Karang Intan, Neni Ruyanti, menyampaikan bahwa kegiatan desk ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam terkait pengelolaan data perencanaan melalui e-Walidata SIPD RI.
"Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kapasitas aparatur dalam menyajikan data yang berkualitas. Data yang baik akan menghasilkan perencanaan yang baik pula sehingga program pembangunan dapat tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujarnya.
Ia berharap seluruh perangkat daerah dapat semakin memperkuat koordinasi dan komitmen dalam penyediaan data pembangunan.
"Harapan kami, seluruh data yang diinput ke dalam sistem benar-benar telah melalui proses verifikasi dan validasi sehingga mampu mendukung pengambilan keputusan yang tepat dan akuntabel," harap Neni.
Neni juga menegaskan pentingnya konsistensi dalam pengelolaan data.
"Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas data perencanaan di Kecamatan Karang Intan sebagai bagian dari dukungan terhadap pembangunan Kabupaten Banjar yang berbasis data dan informasi yang akurat," tegasnya.
Sementara itu, Estiningtyas Kusumawardani,selaku Staf Perencana Ahli Pertama Kecamatan Karang Intan, menyampaikan bahwa pemahaman terhadap modul e-Walidata menjadi kebutuhan penting bagi aparatur perencana saat ini.
"Melalui kegiatan ini kami memperoleh banyak pengetahuan teknis terkait tata kelola data dan tahapan perencanaan yang terintegrasi dalam SIPD RI. Hal ini akan membantu meningkatkan kualitas penyusunan dokumen perencanaan daerah," ungkapnya.
Ia berharap implementasi e-Walidata dapat semakin memperkuat budaya kerja berbasis data di lingkungan pemerintahan.
"Ke depan, kami berharap seluruh proses perencanaan dapat didukung oleh data yang valid, mutakhir, dan mudah diakses sehingga mampu meningkatkan efektivitas pelaksanaan program pembangunan," ujarnya.
Estiningtyas juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor.
"Pembangunan yang berkualitas tidak hanya membutuhkan program yang baik, tetapi juga data yang kuat sebagai dasar perumusannya. Karena itu, sinergi seluruh pihak harus terus diperkuat," tegasnya.
Tanggapan Peserta Lain
Salah seorang peserta kegiatan dari perangkat daerah lain menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan desk yang dinilai sangat membantu dalam menyelesaikan berbagai kendala teknis di lapangan.
"Kegiatan ini menjadi wadah konsultasi yang efektif sehingga setiap perangkat daerah dapat memperoleh solusi atas berbagai permasalahan pengelolaan data. Kami berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkala," katanya.
Melalui kegiatan Desk Tahapan Perencanaan Modul e-Walidata SIPD RI Tahun Data 2026 ini, diharapkan kualitas data pembangunan Kabupaten Banjar semakin meningkat sehingga mampu mendukung perencanaan yang lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan demi mewujudkan pembangunan yang maju, mandiri, dan sejahtera.
(IP Kab Banjar Brigade Karang Intan/Hernadi)
