Kebakaran Lima Rumah di Desa Baru, Pemkab Banjar Segera Serahkan Bantuan
- DINAS SOSIAL, PEMBERDAYAAN PEREMPUAN, PERLINDUNGAN ANAK, PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KELUARGA BERENCANA,
- dinsosppkb
- 10
BANJAR, InfoPublik - Kebakaran terjadi di Desa Baru, RT 001, Kecamatan Mataraman, Kabupaten Banjar, Sabtu (15/8/2026), sekitar pukul 15.00 WITA. Peristiwa tersebut menghanguskan lima unit rumah warga dan berdampak pada lima kepala keluarga (KK) dengan total 12 jiwa.
Kobaran api diketahui berasal dari salah satu rumah warga. Api dengan cepat membesar dan merambat ke rumah-rumah di sekitarnya hingga menyebabkan lima rumah mengalami kerusakan akibat kebakaran.
Merespons cepat laporan kejadian tersebut, Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dinas Sosial P3AP2KB segera menerjunkan tim ke lokasi. Tim melakukan penyaluran bantuan sembako kedaruratan kepada para korban sekaligus melaksanakan asesmen untuk mengetahui tingkat kerusakan dan dampak yang ditimbulkan akibat musibah kebakaran.
Selain bantuan kebutuhan dasar, Pemerintah Kabupaten Banjar juga menyerahkan secara simbolis bantuan sosial berupa uang tunai yang bersumber dari Belanja Tidak Terduga (BTT) kepada para korban terdampak.
Kegiatan penanganan tersebut dilaksanakan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Camat Mataraman beserta jajaran, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Mataraman, serta Pembakal beserta aparat Desa Baru.
Kepala Dinas Sosial P3AP2KB Kabupaten Banjar, Erny Wahdini, melalui Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial, Hudan Azzuhry, menyampaikan duka cita yang mendalam atas musibah yang menimpa warga Desa Baru, Kecamatan Mataraman.
“Semoga bantuan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Banjar dapat sedikit meringankan beban para korban dalam menghadapi masa darurat akibat bencana ini,” ujarnya.
Di tengah kondisi cuaca yang dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan lebih berhati-hati terhadap potensi sumber api di lingkungan rumah. Warga diharapkan memastikan kompor dan peralatan elektronik dalam keadaan aman setelah digunakan, tidak meninggalkan api tanpa pengawasan, serta memeriksa instalasi listrik secara berkala.
Masyarakat juga diimbau segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda kebakaran agar dapat ditangani secepat mungkin. Kewaspadaan dan kepedulian bersama diharapkan dapat mencegah terjadinya kebakaran serta meminimalkan risiko korban dan kerugian yang lebih besar.
Ari/Adam/Dinsos P3AP2KB Kab.Banjar
