Sinergi Bapperida Banjar, Kejar Perbaikan Tindak Lanjut SAKIP 2025

MARTAPURA – Dalam rangka pembahasan hasil Desk Progres Perbaikan Tindak Lanjut LHE SAKIP 2025, Bapperida Kabupaten Banjar melalui Bidang Perencanaan Pengendalian dan Evaluasi (PPE) melaksanakan Rapat internal dengan agenda Pembahasan TL LHE SAKIP pada Kamis (20/8/2026) pagi. Rapat dibuka dan dipimpin langsung oleh Kepala Badan Hj. Anna Rosida Santi didampingi Sekretaris Hanafi berlangsung di aula Bauntung Kantor Bapperida Banjar.

Turut hadir Plt Kepala Bidang PPE Mujahid serta Kepala Bidang sektor lainnya, Kasubbag Perencana Bapperida, Fungsional Perencana Muda, Fungsional Perencana Pertama serta Penata Layanan Operasional pada Bidang PPE.


Dalam sambutannya Anna menyampaikan pentingnya diseminasi informasi dari hasil pertemuan di Jakarta terkait SAKIP Kabupaten, serta perlunya mengedepankan konsep kemitraan yang menekankan pembagian tugas antarpersonel secara terstruktur. Ia juga menyoroti keharusan untuk segera menyelaraskan Rencana Aksi perangkat daerah dengan Perjanjian Kinerja (PK) guna memastikan kesesuaian antara target dan indikator yang akan dicapai.

"Kita perlu melakukan kilas balik mundur terlebih dahulu untuk menyamakan pemahaman terkait hasil tindak lanjut LHS SAKIP dari kabupaten, agar sampel SKPD yang ada benar-benar bisa menjadi template bagi perangkat daerah lainnya," ungkapnya. 

Fungsional Perencana Muda Fariha Riska Yumita memaparkan hasil progres rencana aksi dan perbaikan dokumen Rencana Strategis (Renstra) yang telah melalui tahapan verifikasi kertas kerja serta fasilitasi pendampingan teknis. Ia menjelaskan bahwa Kemenpan telah memberikan rekomendasi perbaikan jangka pendek untuk Kabupaten Banjar, khususnya terkait penyempurnaan indikator Renstra yang dinilai belum sepenuhnya menggambarkan kinerja secara smart.

Menurutnya, tindak lanjut perbaikan ke depan juga akan mencakup optimalisasi aplikasi SIMONDALEV, di mana saat ini modul validasi dialog kinerja telah terisi lengkap dan dashboard pimpinan telah disederhanakan ke dalam bentuk grafik agar lebih informatif. Selain itu, evaluasi terhadap Pohon Kinerja (Pokin) Pemda juga sedang dilakukan untuk membenahi Indikator Kinerja Utama (IKU), seperti memastikan keselarasan indikator ketentraman masyarakat dan angka kecukupan energi dengan target yang akan diintervensi menjadi PK.

Sementara itu Mujahid turut menambahkan adanya kesepakatan pembaruan terkait Indikator Kinerja Lingkungan Hidup (IKLH), di mana pihak evaluator telah memaklumi penyesuaian target tahun 2026 yang lebih rendah dari 2025 berdasarkan kesepakatan kementerian. Ia juga menginstruksikan pencarian outcome yang lebih sesuai untuk urusan DPRKPLH di beberapa SKPD, serta menekankan perbaikan segera terhadap bug sistem pada aplikasi pelaporan, yang sebelumnya keliru mencatat capaian hingga 200 persen padahal target dan realisasinya bernilai nol.

Melalui kegiatan ini Bapperida Kabupaten Banjar berharap seluruh perbaikan dokumen Rencana Aksi, evaluasi indikator kinerja, hingga penyesuaian data pada sistem aplikasi dapat segera dirampungkan secara komprehensif. Langkah strategis ini diharapkan mampu mendorong kualitas pelaporan kinerja di seluruh SKPD, sekaligus mewujudkan tata kelola pemerintahan Kabupaten Banjar yang semakin akuntabel, terukur, dan transparan.(Ione/Brigade Bapperida)


Komentar