Siaga Karhutla, UPTD Pelayanan Krisis dan Epidemi Kesehatan Kalsel Edukasi Siswa SDN Pembantanan 1

SUNGAI TABUK, InfoPublik - Upaya meningkatkan kesiapsiagaan warga sekolah dalam menghadapi potensi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus diperkuat Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. UPTD Pelayanan Krisis dan Epidemi Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan edukasi kesehatan dan promosi pencegahan dampak kabut asap di SD Negeri Pembantanan 1, Kecamatan Sungai Tabuk, Selasa (18/8/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WITA tersebut menjadi bagian dari upaya mengurangi risiko krisis kesehatan akibat bencana. Warga sekolah diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kesehatan, mengenali kondisi udara yang kurang sehat, serta melakukan langkah perlindungan diri ketika terjadi kabut asap.

Pelaksanaan kegiatan turut mengacu pada Surat Edaran Gubernur Kalimantan Selatan Nomor 00755 Tahun 2026 tentang Antisipasi dan Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan serta Kekeringan di Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026. Edukasi bagi peserta didik dinilai penting karena anak-anak termasuk kelompok yang perlu mendapatkan perhatian dalam menghadapi potensi dampak pencemaran udara.

Kepala SDN Pembantanan 1, Heny Endah Miratiani, S.Pd., menyambut baik kegiatan tersebut. “Kami menyambut baik kegiatan ini karena anak-anak mendapatkan edukasi dan pengetahuan yang sangat bermanfaat, khususnya mengenai bagaimana menjaga kesehatan dan mencegah dampak yang dapat ditimbulkan oleh kabut asap,” ujarnya.

Menurut Heny, pengetahuan yang diperoleh peserta didik diharapkan tidak berhenti di lingkungan sekolah, tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan disampaikan kepada keluarga. “Harapan kami, kegiatan seperti ini tidak hanya memberikan pengetahuan kepada anak-anak, tetapi juga membentuk kebiasaan mereka untuk lebih peduli terhadap kesehatan dan lingkungan. Pencegahan tentunya jauh lebih baik daripada kita menunggu sampai terjadi gangguan kesehatan,” tambahnya.

Selain edukasi, tim UPTD Pelayanan Krisis dan Epidemi Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan membagikan masker secara gratis kepada warga sekolah. Pembagian tersebut menjadi dukungan nyata dalam memperkenalkan langkah perlindungan diri ketika kondisi lingkungan membutuhkan perlindungan tambahan terhadap udara yang kurang baik.

Kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi sektor kesehatan dan pendidikan dalam membangun sekolah yang sehat serta tanggap terhadap bencana. “Kami berharap kegiatan edukasi kesehatan dan kesiapsiagaan seperti ini dapat terus dilaksanakan. Anak-anak perlu dibekali pengetahuan sejak dini agar mereka tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga mampu menerapkan apa yang mereka pelajari dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Heny.



Komentar