Perkuat Sinergi Pembangunan Pertanian, Distan Banjar Gelar Rembug Paripurna KTNA
Dinas Pertanian Kabupaten Banjar (Distan) melalui Bindang Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian melaksanakan rembug paripurna Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Banjar di Pondok Lima Desa Sungai Sipai Kecamatan Martapura, Sabtu (18/7/2026).
Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi untuk mempererat kekeluargaan antaranggota, tetapi juga menjadi wadah strategis dalam merumuskan serta mengawal arah pembangunan sektor pertanian di Kabupaten Banjar. Momen puncak acara ditandai dengan proses demokrasi melalui pemilihan pengurus KTNA yang baru, di mana Anang Pujiono resmi terpilih untuk menahkodai KTNA Kabupaten Banjar masa bakti 2026–2031.
Gelaran ini turut dihadiri oleh jajaran di sektor pertanian, mulai dari perwakilan KTNA Provinsi Kalimantan Selatan, Ketua DPW Perhiptani Provinsi Kalimantan Selatan, hingga Pengawas Mutu Hasil Pertanian Ahli Muda Dwi Retnani. Kehadiran para pemangku kepentingan bersama puluhan anggota KTNA lainnya memberikan optimisme baru bagi kemajuan pertanian di wilayah tersebut.
Dalam mewujudkan visi dan misi Kepala Daerah Kabupaten Banjar, diperlukan kolaborasi dan sinergi dari seluruh pihak. Pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri, tetapi membutuhkan dukungan dan peran aktif seluruh stakeholder, termasuk KTNA sebagai organisasi yang menaungi dan menjadi wadah perjuangan para petani, nelayan, dan pelaku utama sektor pertanian.
Dwi Retnani mengungkapkan "KTNA diharapkan tidak hanya menjadi organisasi yang menghimpun aspirasi petani dan nelayan, tetapi juga menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Banjar dalam merumuskan, mengawal, serta mengimplementasikan berbagai program pembangunan pertanian dan perikanan," ujar Dwi.
"Melalui forum Rembug Paripurna ini, saya berharap KTNA Kabupaten Banjar dapat menghasilkan program kerja yang adaptif terhadap perkembangan zaman, mampu menjawab tantangan sektor pertanian dan perikanan, serta memperkuat peran petani dan nelayan sebagai pelaku utama pembangunan," pungkas Dwi Retnani.
(Brigade Distan Dwi Retnani)
