SMPN 6 Martapura Petakan Potensi Peserta Didik Baru melalui Asesmen Awal Berbasis Digital

MARTAPURA, InfoPublik – SMP Negeri 6 Martapura melaksanakan rangkaian asesmen awal bagi seluruh peserta didik baru sebagai bagian dari implementasi pembelajaran yang berpusat pada murid, Kamis (16/7/2026). Kegiatan yang digelar di ruang kelas digital sekolah tersebut meliputi identifikasi kondisi sosial-emosional, konsentrasi belajar, asesmen literasi dan numerasi, serta pemetaan bakat dan minat peserta didik.

Kegiatan ini bertujuan memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kemampuan dasar, karakter, dan kebutuhan belajar peserta didik sejak awal tahun ajaran. Hasil asesmen selanjutnya akan menjadi acuan bagi guru dalam menyusun strategi pembelajaran berdiferensiasi yang selaras dengan karakteristik dan potensi masing-masing murid.

Selama pelaksanaan asesmen, peserta didik mengikuti seluruh tahapan secara tertib dan antusias menggunakan perangkat laptop yang telah disiapkan sekolah. Proses pengisian instrumen mendapat pendampingan dari wali kelas dan tim Bimbingan dan Konseling (BK) untuk memastikan seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan nyaman serta tetap menjaga konsentrasi selama asesmen berlangsung.

Kepala SMPN 6 Martapura, Muhammad Toha menyampaikan, "Kami ingin menyambut anak-anak kami bukan hanya secara akademik, tetapi juga menyentuh aspek kesiapan mental dan minat bakat mereka. Melalui asesmen diagnostik ini, guru-guru akan memiliki peta yang jelas mengenai karakter, potensi, dan gaya belajar siswa, sehingga tidak ada lagi anak yang tertinggal dalam proses belajar mengajar."

Pemanfaatan asesmen diagnostik sejak awal tahun pelajaran diharapkan mampu membantu guru merancang proses pembelajaran yang lebih efektif, adaptif, dan inklusif. Selain meningkatkan capaian akademik, pendekatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya sekolah dalam mengembangkan karakter, keterampilan sosial, dan potensi unik yang dimiliki setiap peserta didik.

Komitmen SMPN 6 Martapura dalam melaksanakan asesmen awal berbasis data menunjukkan keseriusan sekolah menciptakan ekosistem pembelajaran yang berpihak kepada murid. Dengan pemetaan yang komprehensif sejak awal, proses pendidikan diharapkan berlangsung lebih optimal sehingga setiap peserta didik memperoleh kesempatan berkembang sesuai kemampuan, minat, dan bakatnya.


Komentar