Disdik Banjar Tinjau Pelaksanaan MPLS SDN Tatah Layap 2, Balogo Warnai Penguatan Budaya Sekolah

TATAH MAKMUR, InfoPublik – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Banjar kembali melaksanakan monitoring dan evaluasi (Monev) Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027. Pada hari keempat pelaksanaan MPLS, Kamis (9/7/2026), tim monitoring meninjau kegiatan di SDN Tatah Layap 2 yang mengusung tema "Budaya Sekolahku" sebagai upaya membangun karakter dan menanamkan budaya positif sejak hari pertama peserta didik memasuki lingkungan sekolah.

Tim monitoring yang diwakili oleh Kasi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter SD, Dina Hastuti, M.Pd mengamati secara langsung pelaksanaan berbagai kegiatan yang dirancang untuk membentuk kebiasaan baik siswa. Mulai dari kegiatan Pagi Ceria dengan tes fleksibilitas tubuh, pemeriksaan kebersihan gigi dan kuku, pengenalan tata tertib sekolah, hingga edukasi mengenai perlindungan fisik sebagai bagian dari pembiasaan hidup sehat dan disiplin.

Selain pembentukan karakter, sekolah juga memperkenalkan berbagai kegiatan ekstrakurikuler, seperti menyanyi, menari, pramuka, dan Maulid Habsy. Salah satu kegiatan yang menarik perhatian adalah pengenalan permainan tradisional Balogo yang dikemas secara interaktif sebagai media mengenalkan sekaligus melestarikan budaya lokal kepada peserta didik baru.


"Tema Budaya Sekolahku yang diangkat hari ini sangat tepat. Dengan membiasakan anak-anak untuk tertib, menjaga kebersihan diri, dan mencintai kearifan lokal seperti permainan Balogo, kita sedang menanamkan jati diri sekolah yang kuat. MPLS adalah awal dari pembentukan budaya tersebut, di mana anak tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, sehat, dan bangga akan budaya daerahnya sendiri," ujar Dina Hastuti di sela kegiatan monitoring.

Kepala SDN Tatah Layap 2 menyampaikan bahwa tema tersebut dipilih agar peserta didik baru tidak hanya mengenal lingkungan sekolah, tetapi juga memahami nilai-nilai yang menjadi budaya sekolah. Menurutnya, pembiasaan disiplin, hidup sehat, religius, dan kepedulian terhadap budaya daerah menjadi bekal penting dalam membentuk karakter peserta didik sejak dini.

Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar memastikan pelaksanaan MPLS di SDN Tatah Layap 2 berjalan sesuai prinsip MPLS Ramah Anak. Sekolah diharapkan terus menghadirkan kegiatan yang edukatif, inklusif, dan menyenangkan sehingga mampu membentuk peserta didik yang berkarakter, berbudaya, serta siap mengikuti proses pembelajaran di tahun ajaran baru.


Komentar