Bapperida Pastikan MPLS Ramah Berjalan Optimal di Kertak Hanyar
MARTAPURA, InfoPublik – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Banjar melalui Bidang Riset dan Inovasi Daerah (RIDA) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini. Pada hari kedua pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS) Ramah Tahun Ajaran 2026/2027, Selasa (7/7/2026), Bapperida yang diwakili oleh Fungsional Perencana Muda Norsyahnita melaksanakan kunjungan ke TK Negeri Pembina Kecamatan Kertak Hanyar sebagai bagian dari Tim Pembina Teknis POKJA Bunda PAUD Kabupaten Banjar.
Keikutsertaan Bapperida dalam kegiatan tersebut merupakan wujud dukungan terhadap pelaksanaan MPLS Ramah yang mengedepankan prinsip pendidikan yang aman, ramah anak, inklusif, dan menyenangkan. Monitoring ini juga menjadi tindak lanjut Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 12 Tahun 2026 tentang Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah yang menjadi pedoman pelaksanaan MPLS pada seluruh satuan pendidikan.
Dalam kunjungan tersebut, Norsyahnita bersama anggota Tim Pembina Teknis POKJA Bunda PAUD Kabupaten Banjar yang terdiri dari unsur Bidang Koordinasi dan Kerja Sama Kemitraan POKJA Bunda PAUD serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Banjar melakukan pemantauan langsung terhadap pelaksanaan MPLS Ramah di TK Negeri Pembina Kecamatan Kertak Hanyar. Sinergi lintas perangkat daerah ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Banjar dalam memastikan setiap anak memperoleh pengalaman belajar pertama yang positif.
Tim melakukan observasi terhadap pelaksanaan kegiatan MPLS, berdialog dengan kepala sekolah dan para guru, serta meninjau aktivitas pengenalan lingkungan belajar yang diikuti peserta didik baru. Selain itu, monitoring dilakukan menggunakan instrumen evaluasi yang mencakup kesiapan satuan pendidikan, pelaksanaan MPLS, keterlibatan orang tua, penguatan karakter anak, hingga penerapan prinsip perlindungan anak selama kegiatan berlangsung.
Melalui monitoring tersebut, tim memastikan bahwa seluruh rangkaian MPLS di TK Negeri Pembina Kecamatan Kertak Hanyar berlangsung dalam suasana yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari praktik perundungan, kekerasan, diskriminasi, maupun pungutan. Lingkungan belajar yang positif sejak hari pertama diharapkan mampu membantu anak beradaptasi dengan sekolah sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri dan semangat belajar.
Selain melakukan evaluasi, tim juga memberikan motivasi dan apresiasi kepada kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, serta orang tua yang telah berperan aktif menciptakan lingkungan belajar yang ramah anak. Kolaborasi seluruh unsur pendidikan dinilai menjadi fondasi penting dalam mendukung tumbuh kembang anak sejak usia dini.
Bagi Bapperida, keikutsertaan Bidang Riset dan Inovasi Daerah dalam kegiatan ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap perencanaan pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas sejak usia dini. Hasil monitoring di lapangan akan menjadi masukan dalam penyusunan kebijakan dan penguatan sinergi lintas sektor untuk mendukung peningkatan mutu layanan PAUD di Kabupaten Banjar.
Melalui keterlibatan aktif Bidang Riset dan Inovasi Daerah yang diwakili Fungsional Perencana Muda Norsyahnita sebagai anggota Tim Pembina Teknis POKJA Bunda PAUD Kabupaten Banjar, Bapperida menegaskan komitmennya untuk terus mendukung terwujudnya pendidikan anak usia dini yang berkualitas, inklusif, dan berorientasi pada kepentingan terbaik bagi anak. Hasil monitoring dan evaluasi ini diharapkan menjadi bahan penyempurnaan pelaksanaan MPLS Ramah di seluruh satuan PAUD di Kabupaten Banjar pada tahun-tahun mendatang.(Ione/Brigade Bapperida)
