Kolaborasi Disdik Banjar dan Bunda PAUD Dorong Suksesnya Pelaksanaan MPLS RAMAH
BANJAR, InfoPublik – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Banjar melalui Bidang Pembinaan PAUD, Pendidikan Nonformal (PNF), dan Kesetaraan bersama Tim Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD Kabupaten Banjar serta stakeholder terkait melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS) RAMAH di sejumlah lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Rabu (08/07).
Kegiatan monitoring dilaksanakan di PAUD Buana Kecamatan Martapura Barat, TK Al Kautsar, PAUD Islam Terpadu Anak Sholeh Baitussalam, serta PAUD Pandan Wangi Kecamatan Sungai Tabuk. Kegiatan ini turut dihadiri Bunda PAUD Kecamatan Martapura Barat dan Bunda PAUD Kecamatan Sungai Tabuk Desa Pejambuan sebagai bentuk sinergi dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan anak usia dini yang ramah anak.
Monitoring bertujuan memastikan pelaksanaan MPLS RAMAH berjalan sesuai dengan prinsip yang mengedepankan keamanan, kenyamanan, serta kebahagiaan anak selama proses pengenalan lingkungan sekolah. Selain melakukan pemantauan, tim juga memberikan pembinaan dan penguatan kepada tenaga pendidik mengenai pentingnya menciptakan suasana belajar yang positif sejak hari pertama anak memasuki satuan pendidikan.
Tim Pokja Bunda PAUD Kabupaten Banjar, Mariatul Qibtiah, S.Pd., mengatakan bahwa pelaksanaan MPLS RAMAH menjadi langkah awal yang penting dalam membangun rasa percaya diri dan kenyamanan anak di lingkungan sekolah.
"MPLS RAMAH bukan sekadar kegiatan mengenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi momentum membangun pengalaman belajar pertama yang menyenangkan bagi anak. Kami berharap seluruh satuan PAUD dapat terus menerapkan pendekatan yang ramah, tanpa tekanan, serta melibatkan orang tua dan seluruh pemangku kepentingan agar proses adaptasi anak berlangsung optimal," ujar Mariatul Qibtiah.
Melalui kegiatan monitoring ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar bersama Tim Pokja Bunda PAUD Kabupaten Banjar berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah kecamatan, desa, dan seluruh stakeholder guna mewujudkan layanan pendidikan anak usia dini yang berkualitas, inklusif, dan berorientasi pada kepentingan terbaik bagi anak.
