Bapperida Banjar Optimalkan Pelaporan Aksi Konvergensi

MARTAPURA, InfoPublik - Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Banjar melalui Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia (PPM) melaksanakan kegiatan Desk Pengisian Laporan Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting Semester I Tahun 2026.


Kegiatan ini melibatkan seluruh kecamatan, UPTD puskesmas, serta Koordinator Balai Penyuluhan Keluarga Berencana (KB) se-Kabupaten Banjar sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan memastikan kualitas pelaporan aksi konvergensi percepatan penurunan stunting pada tingkat daerah.


Kegiatan desk berlangsung selama tiga hari, yakni Selasa hingga Kamis, 7–9 Juli 2026, bertempat di Aula Bapperida Kabupaten Banjar. Pelaksanaan dilakukan secara bergiliran berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan dengan menghadirkan perwakilan Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting (TP3S) dari masing-masing kecamatan. Setiap peserta terdiri atas unsur kecamatan, pengelola program gizi dan operator puskesmas, serta Koordinator Penyuluh KB yang hadir membawa laptop beserta data dukung untuk proses verifikasi dan penyempurnaan laporan pada aplikasi Aksi Bangda.



Selama pelaksanaan desk, peserta memperoleh pendampingan secara langsung dari Konsultan Individu Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia (PPM), yaitu Azmiyannor dan Indah. Pendampingan ini bertujuan membantu setiap kecamatan dalam memastikan kelengkapan dokumen, kesesuaian data pendukung, serta ketepatan pengisian indikator aksi konvergensi sehingga laporan yang dihasilkan lebih akurat, valid, dan sesuai dengan ketentuan pelaporan.


Fungsional Perencana Muda Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bapperida Kabupaten Banjar, Sihabuddin, menjelaskan bahwa kegiatan desk ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelaporan aksi konvergensi percepatan penurunan stunting di Kabupaten Banjar. Menurutnya, melalui pendampingan secara langsung, setiap kendala yang dihadapi oleh kecamatan maupun perangkat pendukung dapat segera diidentifikasi dan diselesaikan sehingga seluruh indikator pada aplikasi Aksi Bangda dapat terisi secara benar dan lengkap.


Sihabuddin menambahkan, selain memastikan ketepatan pengisian laporan, kegiatan ini juga menjadi sarana koordinasi dan evaluasi terhadap pelaksanaan aksi konvergensi yang telah dilakukan pada Semester I Tahun 2026. Dengan adanya proses verifikasi bersama, kualitas data yang dihasilkan diharapkan semakin baik sehingga dapat menjadi dasar yang kuat dalam penyusunan kebijakan, perencanaan program, serta pengambilan keputusan untuk mendukung percepatan penurunan stunting di Kabupaten Banjar.



Melalui kegiatan ini, Bapperida Kabupaten Banjar terus mendorong sinergi lintas sektor antara pemerintah kecamatan, puskesmas, dan penyuluh KB dalam mendukung implementasi delapan aksi konvergensi percepatan penurunan stunting. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghasilkan data yang valid, terintegrasi, dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai bahan monitoring dan evaluasi pelaksanaan program di setiap wilayah.


Ke depan, Bapperida Kabupaten Banjar berharap seluruh perangkat daerah dan mitra pelaksana dapat terus meningkatkan komitmen serta kerja sama dalam menyajikan data yang berkualitas dan tepat waktu. Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Banjar diharapkan dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, serta mampu mewujudkan generasi yang lebih sehat, berkualitas, dan berdaya saing.(Ione/Brigade Bapperida)


Komentar