Disnakertrans Banjar Lakukan Koordinasi ke Perusahaan untuk Dukung Penyusunan Critical Occupation List Nasional

MARTAPURA, InfoPublik – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Banjar melalui Bidang Tenaga Kerja melakukan koordinasi ke sejumlah perusahaan di Kabupaten Banjar guna mendukung pelaksanaan In-Depth Interview (IDI) dalam penyusunan Critical Occupation List (COL).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Proyek Labor Market Information and Skills System Transformation for Labor Market Flexibility (LISTRAF) Kementerian Ketenagakerjaan RI, Senin (6/7/2026).

Koordinasi ini merupakan tindak lanjut atas permohonan dukungan Kementerian Ketenagakerjaan kepada pemerintah daerah untuk menyukseskan penyusunan daftar jabatan kritis nasional.

Perusahaan yang menjadi sasaran koordinasi yakni PT Wira Megah Profitamas, Pelita Insani Mulia, dan Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Suara Banjar (RSB). Dalam kegiatan tersebut, Disnakertrans menyampaikan tujuan, mekanisme, serta pentingnya partisipasi perusahaan dalam memberikan informasi terkait kebutuhan tenaga kerja, tantangan rekrutmen, dan kebutuhan keterampilan di dunia kerja.

Critical Occupation List (COL) merupakan daftar jabatan yang mengalami kesulitan pemenuhan tenaga kerja sekaligus memiliki peran strategis bagi perekonomian Indonesia. Penyusunannya dilakukan melalui analisis data ketenagakerjaan serta pengumpulan informasi langsung dari dunia usaha, salah satunya melalui In-Depth Interview (IDI).

Data yang diperoleh akan menjadi dasar penyusunan berbagai kebijakan ketenagakerjaan, mulai dari pengembangan pelatihan vokasi, layanan penempatan tenaga kerja, hingga penguatan sistem informasi pasar kerja nasional.

Dalam kegiatan ini, Disnakertrans Kabupaten Banjar berperan sebagai fasilitator antara tim pelaksana dan perusahaan agar proses pengumpulan data berjalan lancar. Kehadiran pemerintah daerah juga bertujuan memberikan pemahaman bahwa kegiatan tersebut bukan merupakan pemeriksaan atau evaluasi kepatuhan ketenagakerjaan, melainkan upaya memperoleh informasi yang akurat mengenai kebutuhan tenaga kerja di lapangan.

Disnakertrans juga menegaskan seluruh informasi yang diberikan perusahaan dijamin kerahasiaannya dan hanya digunakan untuk kepentingan penyusunan Critical Occupation List (COL).

Melalui koordinasi ini, Disnakertrans Kabupaten Banjar berharap perusahaan dapat berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan In-Depth Interview. Dengan demikian, data yang dihimpun dapat menggambarkan kebutuhan tenaga kerja secara komprehensif dan menjadi dasar penyusunan kebijakan ketenagakerjaan yang lebih tepat sasaran.

Kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan dunia usaha diharapkan mampu menghasilkan informasi pasar kerja yang lebih akurat, relevan, dan berbasis bukti guna mendukung pembangunan ketenagakerjaan yang responsif terhadap kebutuhan industri.

Naskah ini sudah mengikuti kaidah penulisan berita pemerintah: lead lebih singkat, paragraf tidak terlalu panjang, istilah asing ditulis miring, serta mengurangi pengulangan frasa seperti "melalui kegiatan ini" dan "Kabupaten Banjar" yang muncul berulang.


Komentar