DinsosP3AP2KB Banjar Edukasi Gizi dan Penguatan TPA Ramah Anak Lewat Program TAMASYA

MARTAPURA, InfoPublik – Suasana ceria dan penuh gelak tawa mewarnai kegiatan di Tempat Penitipan Anak (TPA) Aisyiyah 5, Kelurahan Keraton, Kecamatan Martapura, Selasa (7/7/2026). Tim dari Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DinsosP3AP2KB) Kabupaten Banjar menghadirkan edukasi interaktif melalui inovasi Edukasi Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA).

Program yang merupakan kolaborasi Bidang Keluarga Berencana (KB) dan Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) ini tidak hanya memberikan edukasi gizi kepada anak-anak, tetapi juga mendukung standarisasi Tempat Penitipan Anak menuju Taman Asuh Ramah Anak (TARA), yakni konsep pengasuhan yang aman, nyaman, serta menjamin terpenuhinya hak-hak anak selama berada di lingkungan penitipan.

Kegiatan dihadiri Kepala DinsosP3AP2KB Kabupaten Banjar, Hj. Erny Wahdini, Kepala Bidang KB, Kepala Seksi Bina Ketahanan dan Pemberdayaan Ekonomi Keluarga, Kepala Seksi PHPPA, serta Koordinator Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) Kecamatan Martapura beserta tim.

Kepala TPA Aisyiyah Ranting V dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah terhadap tumbuh kembang anak melalui kegiatan edukatif tersebut.

Sementara itu, Kepala DinsosP3AP2KB Kabupaten Banjar, Hj. Erny Wahdini, menegaskan pentingnya sinergi antara keluarga, tenaga pendidik, dan pemerintah dalam menciptakan lingkungan pengasuhan yang berkualitas.

"Melalui program TAMASYA ini, kita berkomitmen mendorong TPA di Kabupaten Banjar bertransformasi menjadi Taman Asuh Ramah Anak (TARA). Kita ingin memastikan anak-anak tidak hanya dititipkan, tetapi juga tumbuh di lingkungan yang melindungi hak mereka, bebas dari kekerasan, serta mendapatkan pemenuhan gizi melalui prinsip Isi Piringku. Mengedukasi gizi lewat dongeng merupakan cara efektif agar pesan tersebut mudah dipahami dan diingat anak-anak," ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, pendongeng Bunda Enik Muntarsih mengajak anak-anak mengikuti cerita interaktif yang mengangkat pentingnya pola makan sehat melalui konsep "Isi Piringku". Dengan penyampaian yang komunikatif dan menyenangkan, materi gizi dapat diterima dengan baik oleh anak-anak, sekaligus menarik perhatian para orang tua dan guru yang turut hadir.

Selain edukasi gizi, kegiatan juga diisi dengan pemantauan tumbuh kembang anak menggunakan Kartu Kembang Anak (KKA) yang dilakukan oleh pengasuh TPA bersama PKB Kecamatan Martapura.

Pendekatan edukatif melalui metode bercerita mendapat respons positif dari para orang tua. Mereka mengaku memperoleh cara baru untuk mengenalkan kebiasaan makan sehat kepada anak sekaligus merasa lebih yakin terhadap kualitas pengasuhan di TPA.

Salah seorang orang tua mengungkapkan, kegiatan tersebut membantu anak memahami pentingnya mengonsumsi sayur dan lauk secara seimbang. Menurutnya, penjelasan mengenai konsep Taman Asuh Ramah Anak juga memberikan rasa aman dan kepercayaan lebih saat menitipkan anak di TPA.

Melalui program TAMASYA, DinsosP3AP2KB Kabupaten Banjar berharap semakin banyak orang tua, pengasuh, dan tenaga pendidik yang menerapkan pola pengasuhan sehat, aman, bahagia, dan ramah anak demi mendukung tumbuh kembang generasi yang berkualitas di Kabupaten Banjar.

Reporter: Agusto
Editor: Adam


Komentar