Keren! Sekolah Pelosok SMPN 1 Telaga Bauntung Gelar Kuis Interaktif Wayground Edukasi Sopan Santun Bermedia Sosial
TELAGA BAUNTUNG, InfoPublik – Riuh keceriaan berbalut teknologi modern memecah keheningan kawasan pelosok Kabupaten Banjar. Meskipun berada jauh dari pusat perkotaan, SMP Negeri 1 Telaga Bauntung sukses menepis stigma ketertinggalan dengan menghadirkan metode edukasi berbasis digital yang interaktif dan mutakhir bagi para peserta didik baru. (7/7/2026)
Penyampaian materi tentang "Sopan Santun Bermedia Sosial" yang biasanya monoton kini diubah menjadi sebuah petualangan digital yang menggembirakan. Penggunaan platform Wayground sebagai media pembelajaran interaktif sengaja dipilih untuk menguji sekaligus merangsang pola pikir kritis siswa secara langsung (real-time).
Melalui kuis ini, para siswa baru diajak menyimulasikan berbagai studi kasus di dunia maya. Mereka belajar bagaimana menjaga privasi digital agar tidak menjadi korban kejahatan siber, memahami dampak jangka panjang dari jejak digital yang ditinggalkan, mengenali jerat hukum siber, hingga mempraktikkan cara cepat membedakan informasi valid dengan berita bohong (hoaks).
Kepala SMPN 1 Telaga Bauntung, Bapak Sugeng Riyanto, S.Pd., menegaskan bahwa sekolah memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga anak didiknya dari dampak negatif arus informasi, tanpa harus membatasi akses mereka terhadap teknologi.
"Saat ini gawai sudah menjadi bagian dari hidup anak-anak, termasuk di daerah pelosok. Melalui kuis interaktif Wayground ini, kami ingin membekali murid baru kelas VII dengan fondasi etika dan sopan santun bermedia sosial yang kuat. Kami ingin mereka tidak hanya cerdas menggunakan teknologi, tetapi juga memiliki akhlak yang mulia dan bijaksana dalam menyebarkan konten di dunia maya," jelas Bapak Sugeng Riyanto.
Pola pendekatan MPLS yang ramah dan berbasis teknologi ini menuai respons positif serta rasa kagum dari para peserta didik baru yang terlibat aktif di lapangan. Nor Raesya, salah satu murid baru kelas VII, tidak dapat menyembunyikan rasa seru dan antusiasmenya setelah mengikuti kuis tersebut. "Awalnya saya kira MPLS hari kedua akan membosankan, ternyata seru sekali! Kami bisa menjawab soal langsung dari HP sambil melihat skor di papan digital sekolah. Kuis lewat Wayground ini membuat saya sadar kalau mengetik atau berkomentar di media sosial itu ada aturannya dan tidak boleh sembarangan. Mengetahui cara membedakan hoaks juga sangat membantu saya."
Gebrakan yang ditunjukkan oleh SMPN 1 Telaga Bauntung ini memancarkan tren positif bagi dunia pendidikan kabupaten Banjar. Keterbatasan sarana di wilayah terpencil terbukti dapat diatasi dengan kreativitas instruksional yang matang, melahirkan ruang bertumbuh yang berkesadaran, menggembirakan, dan bermakna bagi generasi emas masa depan.
