Bunda PAUD Kabupaten Banjar Monitoring Pelaksanaan MPLS Ramah PAUD di TK Negeri Jawa

MARTAPURA, InfoPublik – Bunda PAUD Kabupaten Banjar, Hj. Nurgita Tiyas, S.Pd., M.Pd., melaksanakan monitoring pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah PAUD Tahun Ajaran 2026/2027 di TK Negeri Jawa, Kecamatan Martapura, pada Senin (6/7/2026).


Kegiatan monitoring ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan MPLS di satuan pendidikan anak usia dini berjalan sesuai dengan ketentuan terbaru dalam Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 12 Tahun 2026, yang menekankan pelaksanaan MPLS yang aman, ramah anak, menyenangkan, dan berorientasi pada tumbuh kembang peserta didik.


Dalam kegiatan tersebut, Bunda PAUD Kabupaten Banjar didampingi oleh Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Banjar, Tisnohadi Harimurti, M.Ec., Dev., serta perwakilan kepala SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banjar. Rombongan meninjau secara langsung rangkaian kegiatan MPLS yang dilaksanakan oleh sekolah.


Pelaksanaan MPLS diawali dengan penerapan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dan kegiatan Pagi Ceria, sebagai bagian dari implementasi kebijakan baru dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat, aman, inklusif, serta membangun karakter positif peserta didik sejak hari pertama memasuki sekolah.


Bunda PAUD Kabupaten Banjar, Hj. Nurgita Tiyas, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan MPLS di TK Negeri Jawa yang berlangsung tertib, menyenangkan, dan mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak.


"MPLS Ramah PAUD bukan sekadar kegiatan pengenalan sekolah, tetapi menjadi langkah awal membangun rasa aman, nyaman, dan bahagia bagi anak-anak saat memasuki lingkungan belajar yang baru. Saya berharap seluruh satuan PAUD di Kabupaten Banjar dapat melaksanakan MPLS sesuai Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026 dengan mengutamakan pendekatan yang ramah anak dan penuh kasih sayang," ujar Hj. Nurgita Tiyas.


Sementara itu, Kepala TK Negeri Jawa, Sri Mulyati, mengungkapkan bahwa pihak sekolah berkomitmen melaksanakan MPLS sesuai regulasi yang berlaku agar peserta didik baru dapat beradaptasi dengan baik.


"Kami berupaya menghadirkan MPLS yang menyenangkan, tanpa tekanan, sehingga anak-anak merasa nyaman sejak hari pertama di sekolah. Melalui kegiatan seperti Gerakan 7KAIH dan Pagi Ceria, kami berharap peserta didik dapat mengenal lingkungan sekolah, guru, serta teman-teman barunya dengan penuh semangat," tutur Sri Mulyati.


Melalui monitoring ini, diharapkan pelaksanaan MPLS Ramah PAUD di seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Banjar dapat berlangsung sesuai kebijakan pemerintah, sekaligus menciptakan pengalaman awal bersekolah yang positif bagi seluruh peserta didik baru.



Komentar