Disdik Banjar Tuntaskan Residu Dapodik Dua PAUD melalui Pendampingan PTSP

MARTAPURA, InfoPublik – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Banjar melalui Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) melaksanakan pendampingan penyelesaian residu Data Pokok Pendidikan (Dapodik) bagi dua satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kecamatan Astambul, Rabu (1/7/2026). Pendampingan dilakukan oleh Pengawas TK, Santi Sutiono, S.Pd., bersama Operator Dinas Pendidikan, Martadiansyah, sebagai upaya memastikan validitas data pendidikan.


Pendampingan difokuskan pada TK Tunas Kencana dan TK Azzahra yang masih memiliki residu data pada sistem Dapodik. Melalui proses verifikasi dan sinkronisasi, kedua satuan pendidikan berhasil menyelesaikan seluruh kendala sehingga status data kembali bersih atau mencapai nol residu.


Pada TK Tunas Kencana, kendala berasal dari kesalahan penulisan nama salah satu peserta didik yang tidak sesuai dengan dokumen kependudukan. Setelah dilakukan pencocokan data dan perbaikan pada sistem, residu berhasil diselesaikan. Sementara itu, TK Azzahra mengalami kendala akses akun akibat permasalahan email saat masuk ke laman Verifikasi dan Validasi Peserta Didik (Verval PD), yang kemudian dapat diatasi melalui pembaruan alamat email sekolah.


Pengawas TK Kabupaten Banjar, Santi Sutiono, S.Pd., mengapresiasi kerja sama operator sekolah dan operator dinas yang mampu menyelesaikan kendala secara cepat sehingga data kedua satuan pendidikan kembali valid.


"Akurasi data Dapodik ini sangat krusial karena berdampak langsung pada bantuan operasional hingga validitas data siswa. Alhamdulillah, berkat koordinasi yang baik di Pelayanan Terpadu Satu Pintu hari ini, kendala salah ketik nama di TK Tunas Kencana dan masalah log in email di TK Azzahra bisa langsung beres hingga statusnya nol residu. Kami berharap para operator sekolah terus berkala memeriksa akunnya agar tidak ada lagi data yang tertinggal," ujar Santi Sutiono.


Melalui pendampingan ini, Disdik Kabupaten Banjar menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas tata kelola data pendidikan. Data Dapodik yang akurat diharapkan dapat mendukung kelancaran berbagai program pendidikan, termasuk penyaluran bantuan operasional dan penyusunan kebijakan berbasis data yang tepat sasaran.




Komentar