Desa Thaibah Raya Gelar Rembuk Stunting 2026, Perkuat Sinergi untuk Percepatan Penurunan Stunting
Thaibah
Raya – Pemerintah Desa
Thaibah Raya menyelenggarakan kegiatan Rembuk Stunting Tahun 2026 pada Kamis, (11/6/2026),
bertempat di Aula Serbaguna Desa Thaibah Raya. Kegiatan ini menjadi forum
penting untuk menyatukan komitmen dan menyusun langkah strategis dalam upaya
percepatan pencegahan dan penurunan angka stunting di wilayah desa.
Acara
dihadiri oleh berbagai unsur yang memiliki peran dalam pembangunan kesehatan
dan pemberdayaan masyarakat, di antaranya Kasi Kesejahteraan Sosial (Kesos)
Kecamatan Tatah Makmur, Bidan Desa, kader Posyandu, Polsubsektor, Pendamping
Desa, Pambakal, perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta para
Ketua RT se-Desa Thaibah Raya.
Kasi
Kesos Kecamatan Tatah Makmur Hj. Yusmianti dalam sambutannya menyampaikan
apresiasi atas komitmen Pemerintah Desa Thaibah Raya dalam melaksanakan rembuk
stunting sebagai bagian dari perencanaan pembangunan desa yang berorientasi
pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Dukungan dari seluruh unsur
diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan program hingga ke tingkat keluarga.
Pambakal
Desa Thaibah Raya Sulaimi menyampaikan bahwa rembuk stunting bukan sekadar
agenda tahunan, tetapi merupakan bentuk komitmen bersama untuk meningkatkan
kualitas hidup masyarakat melalui pencegahan stunting sejak dini. Ia juga
mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi dan aktif mendukung
berbagai program kesehatan yang dilaksanakan di desa.
Sementara
itu, Bidan Desa memberikan pemaparan mengenai Stunting di desa thaibah raya ada
32 orang, bayi dengan berat badan kurang 16 orang, serta terkait air bersih dan
mck.Pentingnya pemenuhan gizi seimbang, pemantauan tumbuh kembang balita, serta
pemeriksaan kesehatan ibu hamil secara rutin sebagai langkah preventif dalam
menekan risiko stunting. Peran kader Posyandu dan Ketua RT juga diharapkan
semakin optimal dalam memberikan edukasi dan mendata keluarga yang memerlukan
pendampingan, ujarnya.
Dalam
kegiatan tersebut, peserta melakukan pembahasan mengenai kondisi stunting di
Desa Thaibah Raya, evaluasi program yang telah berjalan, serta penyusunan
rencana tindak lanjut yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan. Kolaborasi
lintas sektor dinilai menjadi kunci utama dalam memastikan setiap keluarga,
terutama ibu hamil, balita, dan anak-anak, memperoleh layanan kesehatan dan
gizi yang optimal.
