275 Siswa SD se-Kabupaten Banjar Ikuti Lomba Karakter Islami
MARTAPURA, InfoPublik – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Banjar menggelar Lomba Karakter Islami Jenjang SD Tahun 2026, bertempat di Aula KH. Kasyful Anwar pada Senin (25/5/2026). Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 275 siswa dan siswi sekolah dasar dari 20 kecamatan di Kabupaten Banjar.
Lomba karakter islami ini mempertandingkan lima cabang lomba, yaitu syarhil Qur’an, praktik salat, kaligrafi, tausyah, dan hafalan surah pendek. Kegiatan dibuka oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar, Tisnohadi Harimurti, yang hadir mewakili Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar.
Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa perkembangan zaman dan kemajuan teknologi yang semakin pesat membawa tantangan yang semakin kompleks bagi generasi muda. Oleh sebab itu, pendidikan tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik, tetapi juga harus mampu membentuk karakter peserta didik yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia.
“Melalui kegiatan seperti lomba karakter islami ini, kita berharap dapat menanamkan nilai-nilai positif kepada peserta didik agar mampu menjadi generasi penerus bangsa yang unggul, cerdas, dan berkarakter,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi wadah bagi peserta didik untuk menyalurkan bakat, minat, kreativitas, serta kemampuan di bidang keagamaan dan pembentukan karakter islami. Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga diharapkan menjadi sarana pembelajaran, pembinaan mental dan spiritual, serta mempererat ukhuwah islamiyah antar peserta didik dan lembaga pendidikan di Kabupaten Banjar.
“Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk nyata komitmen bersama dalam membangun dan memperkuat karakter generasi muda yang berlandaskan nilai-nilai keislaman, akhlakul karimah, serta semangat kebersamaan dan persaudaraan,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia pelaksana, dewan juri, guru pembimbing, peserta didik, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Seluruh peserta diharapkan dapat mengikuti setiap rangkaian lomba dengan penuh semangat, percaya diri, serta menjunjung tinggi sportivitas.
“Kemenangan bukanlah tujuan utama, melainkan bagaimana kegiatan ini dapat memberikan pengalaman berharga, menumbuhkan rasa percaya diri, memperkuat karakter, dan meningkatkan kecintaan terhadap nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari,” tutupnya.
