Disdukcapil Banjar Monitoring Inovasi “Desaku Pelanduk Manis” di Desa Antasan Senor Ilir

MARTAPURA, InfoPublik - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Banjar melakukan monitoring secara langsung terhadap pelaksanaan inovasi Desaku Pelanduk Manis di Desa Antasan Senor Ilir, Jumat (17/4/2026).

Program Desaku Pelanduk Manis merupakan layanan administrasi kependudukan (adminduk) yang dilaksanakan langsung di desa, sehingga masyarakat tidak perlu datang ke kantor Disdukcapil untuk mengurus dokumen kependudukan.

Plt. Kepala Disdukcapil Kabupaten Banjar, Hayatun Nupus, mengatakan bahwa kegiatan monitoring ini dilakukan untuk melihat secara langsung proses pelayanan kepada warga di tingkat desa.

“Hari ini kita dapat melihat bahwa layanan adminduk di desa berjalan cukup cepat dibandingkan jika warga harus datang langsung ke titik pelayanan Disdukcapil. Sebagai contoh, proses cetak ulang Kartu Keluarga (KK) karena hilang hanya membutuhkan waktu sekitar 8 hingga 10 menit, dan dokumen dapat langsung diterima oleh warga karena dicetak oleh aparat desa,” jelas Nupus.

Ia menambahkan, pemberian akses akun Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) kepada operator desa memberikan dampak positif terhadap pelayanan, termasuk dalam mendukung penyaluran bantuan sosial di desa.

“Melalui akses SIAK, perubahan dan pembaruan data dapat dilakukan langsung oleh operator desa tanpa harus berkoordinasi ke Disdukcapil. Hal ini tentu sangat mempermudah dan mempercepat alur pelayanan bagi masyarakat,” tambahnya.

Saat ini, layanan dokumen kependudukan yang dapat diurus langsung di desa meliputi Kartu Keluarga (KK), akta kelahiran, dan akta kematian.

Nupus juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah desa atas kerja sama yang telah terjalin dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di bidang administrasi kependudukan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pembakal beserta jajarannya yang telah berkomitmen dalam mempermudah layanan adminduk bagi masyarakat,” tutupnya.

Disdukcapil Kabupaten Banjar terus berupaya mendorong seluruh desa memiliki operator SIAK masing-masing. Saat ini, tercatat sebanyak 30 desa telah memiliki akses SIAK, dan ditargetkan meningkat menjadi 60 operator desa pada tahun 2026.

Sementara itu, Pembakal Desa Antasan Senor Ilir, Muhammad Husin, menyampaikan bahwa keberadaan layanan adminduk di desa sangat membantu masyarakat.

“Pelayanan adminduk di desa sangat penting karena memudahkan warga dalam melakukan pembaruan data, perubahan elemen data, dan pengurusan dokumen lainnya. Kami mengucapkan terima kasih kepada Disdukcapil yang telah memberikan akses SIAK kepada operator desa sehingga masyarakat sangat terbantu,” ujarnya.

Ia berharap ke depan layanan adminduk di desa dapat terus ditingkatkan agar semakin optimal dalam melayani kebutuhan masyarakat.


Komentar