Kecamatan Aluh Aluh hadiri Acara Rekap Laporan RFK Bulan Maret 2026
MARTAPURA, InfoPublik- Dalam rangka evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan pada Triwulan I Tahun Anggaran 2026, Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Bagian Administrasi Pembangunan Setda Banjar melaksanakan kegiatan Penyampaian Rekap Laporan Realisasi Fisik dan Keuangan (RFK) Bulan Maret 2026 serta Permintaan Data Pelaksanaan Paket Pekerjaan, bertempat di Aula Mini Barakat Setda Banjar, pada Rabu (15/4/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri
oleh Kasubbag Perencanaan, Keuangan dan Aset Kecamatan Aluh Aluh, H. M.
Khairil, serta para pejabat pengelola program dari seluruh SKPD lingkup
Kabupaten Banjar. Acara dibuka dan dipimpin langsung oleh Khairullah Ansyari,
selaku Kabag Administrasi Pembangunan Setda Banjar, yang dalam arahannya
menekankan pentingnya ketepatan penyampaian data realisasi fisik dan keuangan
sebagai dasar evaluasi kinerja perangkat daerah.
Dalam desk evaluasi tersebut
dibahas berbagai capaian program kerja masing-masing SKPD sampai dengan bulan
Maret 2026, termasuk identifikasi faktor pendukung dan penghambat terhadap
pelaksanaan program. Kecamatan Aluh Aluh melaporkan bahwa dari 6 program
kerja yang direncanakan pada Triwulan I Tahun 2026, sebanyak 5 program
telah tercapai sesuai target, sedangkan 1 program masih dalam proses
pelaksanaan dan belum mencapai target yang ditetapkan.
Secara keseluruhan, realisasi
target kinerja Kecamatan Aluh Aluh pada Triwulan I mencapai 57% dari total
30 kegiatan yang direncanakan, yang menunjukkan bahwa pelaksanaan program
berjalan cukup baik dan masih berada dalam jalur pencapaian target tahunan.
H. M. Khairil, selaku Kasubbag
Perencanaan, Keuangan dan Aset Kecamatan Aluh Aluh, menyampaikan bahwa capaian
tersebut merupakan hasil dari koordinasi dan kerja sama yang baik antar unsur
pelaksana kegiatan di kecamatan. Menurutnya, keberhasilan pencapaian sebagian besar
program pada Triwulan I tidak terlepas dari komitmen seluruh jajaran dalam
menjalankan perencanaan yang telah ditetapkan.
“Alhamdulillah, sampai dengan
Maret 2026 sebagian besar program Kecamatan Aluh Aluh dapat terlaksana sesuai
target. Ini berkat koordinasi internal yang baik, dukungan sumber daya
aparatur, serta pemantauan berkala terhadap progres kegiatan,” ujarnya.
Dalam forum tersebut juga
diidentifikasi beberapa faktor pendorong keberhasilan pencapaian
program, antara lain: Koordinasi internal yang berjalan baik, baik antarpegawai
maupun antarbidang, sehingga pelaksanaan kegiatan dapat dipantau secara berkala,
Komitmen aparatur pelaksana kegiatan dalam menyusun laporan dan
merealisasikan program sesuai jadwal yang direncanakan, Dukungan administrasi
dan perencanaan yang tertib, sehingga proses pelaksanaan kegiatan lebih terarah,
Monitoring dan evaluasi rutin, yang membantu percepatan penyelesaian program
dan penyerapan anggaran.
Namun demikian, masih terdapat
beberapa faktor penghambat yang memengaruhi belum optimalnya capaian
salah satu program, di antaranya; Adanya keterlambatan proses administrasi
pendukung kegiatan, sehingga pelaksanaan program mengalami penyesuaian
waktu, Terbatasnya waktu pelaksanaan pada awal tahun anggaran, karena
beberapa tahapan administrasi baru dapat dilaksanakan setelah dokumen pendukung
lengkap, Penyesuaian jadwal kegiatan dengan kondisi lapangan, yang
menyebabkan salah satu program belum dapat direalisasikan sepenuhnya pada
Triwulan I.
Meskipun masih terdapat kendala,
Kecamatan Aluh Aluh optimis bahwa target program yang belum tercapai pada
Triwulan I dapat segera direalisasikan pada triwulan berikutnya melalui
percepatan pelaksanaan kegiatan dan peningkatan koordinasi antar pelaksana. Melalui
kegiatan evaluasi ini, diharapkan seluruh SKPD dapat terus meningkatkan
kualitas perencanaan dan pelaksanaan program sehingga target pembangunan daerah
pada Tahun Anggaran 2026 dapat tercapai secara optimal, tepat waktu, dan
akuntabel. (IP/Brigade/Kec.AluhAluh)
