Bapperida Hadiri Diskusi Strategis UCJ di Kalsel

BANJARMASIN, InfoPublik - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus memperkuat komitmen dalam memperluas perlindungan sosial bagi pekerja melalui program Universal Coverage Jamsostek (UCJ). Upaya tersebut tercermin dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) UCJ yang digelar oleh Biro Adpim Setdaprov Kalsel di hotel Fugo Banjarmasin, Rabu (15/4/2026), yang turut dihadiri perwakilan pemerintah daerah, termasuk Bapperida Kabupaten Banjar.



Bapperida Kabupaten Banjar diwakili Kepala Bidang Ekonomi dan Sumber Daya Alam (Ekosda), Dedi Nurmadi, bersama sejumlah SKPD terkait lainnya. Kehadiran mereka menjadi bagian dari sinergi lintas sektor dalam mendukung percepatan perluasan kepesertaan program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, khususnya bagi pekerja formal maupun informal.


Dibuka secara simbolis oleh Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, H.M. Syarifuddin. Dalam sambutan tertulisnya, gubernur menegaskan bahwa perluasan kepesertaan Jamsostek merupakan agenda prioritas nasional sebagaimana diamanatkan dalam Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2021, yang menuntut peran aktif pemerintah daerah dalam implementasinya.


“Jamsostek saat ini menjadi instrumen penting dalam memperkuat perlindungan sosial dan menjaga ketahanan ekonomi masyarakat. Namun cakupan kepesertaan masih perlu ditingkatkan, terutama bagi pekerja rentan seperti sektor konstruksi dan keagamaan, agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas,” ujar Sekdaprov membacakan sambutan gubernur.


Pemprov Kalsel menargetkan peningkatan kepesertaan Jamsostek hingga mencapai 48 persen pada tahun 2026. Berbagai langkah strategis pun disiapkan, mulai dari peningkatan kepatuhan perusahaan, perluasan perlindungan bagi pekerja sektor informal, hingga integrasi data dan penguatan koordinasi lintas sektor.


FGD ini diharapkan menjadi wadah efektif untuk menyelaraskan strategi sekaligus mempercepat capaian UCJ di Kalimantan Selatan.


Menanggapi kegiatan tersebut, Dedi Nurmadi menyampaikan bahwa pihaknya mendukung penuh upaya percepatan Universal Coverage Jamsostek. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, BPJS Ketenagakerjaan, dan dunia usaha menjadi kunci utama dalam memperluas jangkauan perlindungan. Ia juga menegaskan pentingnya edukasi kepada masyarakat agar semakin banyak pekerja, khususnya sektor informal, memahami manfaat program ini.


Pada kesempatan FGD tersebut, Sekdaprov juga menyerahkan santunan jaminan kematian kepada ahli waris peserta serta testimoni penerima manfaat turut menjadi pengingat nyata akan pentingnya kehadiran Jamsostek dalam menjaga keberlangsungan ekonomi keluarga.(Ione/Brigade Bapperida)



Komentar