Rakortekrenbang Jadi Kunci, Kabupaten Banjar Selaraskan Target Pembangunan Nasional
MARTAPURA, InfoPublik - Dalam rangka menyelaraskan arah pembangunan antara pemerintah pusat dan daerah, Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) mengikuti kegiatan Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan (Rakortekrenbang) Tahun 2026 melalui pelaksanaan desk urusan dan desk tematik, selama 3 hari 15-17 April 2026.
Rakortekrenbang menjadi forum strategis dalam menyelaraskan program dan kegiatan pembangunan antara pemerintah pusat dan daerah. Melalui kegiatan ini, setiap perangkat daerah (SKPD) diberikan ruang untuk membahas target, indikator, serta sub kegiatan sesuai dengan urusan masing-masing, sehingga perencanaan yang disusun tidak hanya selaras dengan kebijakan nasional, tetapi juga realistis dengan kondisi dan capaian daerah.
Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi (PPE) Bapperida Kabupaten Banjar, Mujahid, kepada Brigade menjelaskan bahwa Rakortekrenbang yang difasilitasi oleh Bappeda Provinsi Kalimantan Selatan ini bertujuan untuk menyelaraskan target dan indikator antara pusat dan daerah.
“Tujuannya agar target program pusat tidak melenceng jauh dari capaian daerah, sekaligus mendukung kegiatan yang akan dilaksanakan pada tahun 2027 serta sejalan dengan arah pembangunan nasional dalam Nawacita,” ujarnya.
Lebih lanjut, Mujahid menegaskan bahwa setiap sub kegiatan dalam rencana kerja SKPD harus mampu mendukung pencapaian indikator kinerja yang telah ditetapkan. Proses penyelarasan ini dilakukan berdasarkan pembagian urusan pemerintahan serta dikaitkan dengan Program Strategis Nasional (ProSN).
“Pada dasarnya sub kegiatan dalam rencana SKPD harus mendukung indikator kinerja, dimana penyelarasan ini dibagi per urusan dan terkait dengan ProSN,” tambahnya.
Dalam pelaksanaan Rakortekrenbang ini, tim Bapperida Kabupaten Banjar turut berperan aktif mendampingi SKPD selama proses desk berlangsung. Pendampingan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari memastikan kehadiran perwakilan SKPD dan keterisian penanggung jawab Berita Acara (BA), mengawal target serta sub kegiatan yang dibahas, hingga memastikan seluruh target dan catatan terinput dengan baik dalam sistem.
Selain itu, tim juga melakukan pendalaman apabila ditemukan perbedaan target atau ketidaksesuaian sub kegiatan yang diusulkan oleh SKPD. Hal ini menjadi bahan penting dalam pembahasan lanjutan agar perencanaan yang dihasilkan benar-benar berkualitas. Seluruh proses desk juga didokumentasikan dan diunggah sebagai bukti pelaksanaan melalui tautan yang telah disediakan, sebagai bagian dari upaya transparansi dan akuntabilitas.
Melalui Rakortekrenbang ini, diharapkan perencanaan pembangunan Kabupaten Banjar ke depan semakin terarah, selaras dengan kebijakan nasional, serta mampu mendorong pembangunan yang efektif dan berkelanjutan.(Ione/Brigade Bapperida)
