Integrasikan Pelestarian Hutan dengan Ekonomi, Distan Banjar dan ULM Godok Strategi IAD



Dinas Pertanian Kabupaten Banjar (Distan) menerima kunjungan Wakil Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Arief Rahmad Maulana Akbar di ruangan rapat Kepala Dinas Pertanian, Rabu (1/4/2026). 

Kedatangan Wakil Rektor ULM disambut langsung Kepala Dinas Pertanian Banjar Warsita, Sekretaris Retno Sri Murwani serta jajarannya untuk membicarakan tentang potensi Integrated Area Development (IAD) di Kabupaten Banjar dengan rencana penanaman 4 komoditi diantaranya kelapa genjah, kopi, sorgum dan lada. 

Kepala Dinas Pertanian Banjar, Warsita menyampaikan "Strategi ini mengintegrasikan perlindungan ekosistem hutan dengan percepatan ekonomi kerakyatan melalui empat klaster utama, yakni Sungai Pinang, Paramasan, Pengaron, dan Aranio. Dengan dukungan penuh dari Global Green Growth Institute (GGGI), program ini fokus pada hilirisasi komoditas seperti kelapa genjah, kopi, sorgum dan lada. Serta optimalisasi ekowisata di Tahura Sultan Adam guna meningkatkan nilai tambah produk lokal dan membuka akses pasar yang lebih luas," ujar Warsita.

Transformasi ini dinilai sebagai jawaban konkret terhadap visi misi kepala daerah untuk mewujudkan Kabupaten Banjar. Melalui penguatan kapasitas Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS), model IAD tidak hanya sekadar menjaga kelestarian lingkungan dari ancaman deforestasi, tetapi juga menjadi mesin penggerak ekonomi yang mampu mengentaskan kemiskinan di wilayah pedesaan. 
(Brigade Distan Syaripuddin) 


Komentar