Evaluasi Tingkat Maturitas Penerapan Manajemen Risiko pada BLUD RSUD Ratu Zalecha Tahun 2025

MARTAPURA, InfoPublik — RSUD Ratu Zalecha menggelar rapat Evaluasi Tingkat Maturitas Penerapan Manajemen Risiko pada BLUD Tahun 2025 dengan metodologi reviu dokumen dan pengisian kuesioner, kegiatan yang dilaksanakan di aula lantai dua gedung utama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sistem tata kelola rumah sakit, Selasa (3/3/2026).


Evaluasi tersebut merupakan bagian dari komitmen manajemen dalam mewujudkan tata kelola yang baik (good governance), sekaligus memastikan setiap potensi risiko yang dapat memengaruhi mutu pelayanan mampu diidentifikasi, dianalisis, serta dimitigasi secara sistematis dan berkelanjutan.


Direktur RSUD Ratu Zalecha, Arief Rachman, menyampaikan apresiasi kepada BPKP Provinsi Kalimantan Selatan yang telah melakukan pendampingan serta pengawasan dalam penerapan manajemen risiko di lingkungan rumah sakit.


“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan pendampingan yang telah diberikan. Evaluasi ini menjadi momentum penting bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola dan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.




Sementara itu, Wakil koordinator pengawas Tim BPKP Provinsi Kalimantan Selatan, Kurnia Sucita Sakti, menyampaikan bahwa hasil pengawasan ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan strategis yang implementatif dan tepat sasaran di lingkungan rumah sakit.


Adapun aspek yang dinilai dalam evaluasi meliputi aspek Perencanaan, Kapabilitas, dan Hasil. Ketiga aspek tersebut menjadi indikator utama dalam mengukur sejauh mana penerapan manajemen risiko telah berjalan secara efektif, terintegrasi, dan berorientasi pada peningkatan kinerja organisasi.


Berdasarkan hasil pengawasan dan evaluasi kinerja Tahun 2025, tingkat maturitas penerapan manajemen risiko di RSUD Ratu Zalecha memperoleh nilai 78,05, yang masuk dalam kategori cukup baik.


Kegiatan evaluasi ini dilaksanakan selama 13 hari kerja dan akan dilanjutkan dengan peninjauan serta evaluasi langsung ke bidang-bidang terkait guna memastikan implementasi manajemen risiko berjalan optimal di seluruh unit kerja. Manajemen rumah sakit menegaskan komitmennya untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan demi mewujudkan pelayanan kesehatan yang profesional, transparan, dan akuntabel bagi masyarakat. (Brigade Humas Raza)


Komentar