Camat Karang Intan Hadiri Forum Perangkat Daerah RKPD 2027, Tegaskan Sinkronisasi Program Demi Pembangunan Berkelanjutan

BANJAR, Infopublik– 

Camat Karang Intan, H. Pusaro Riyanto, menghadiri Forum Perangkat Daerah dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Banjar Tahun 2027 yang digelar di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar Jum'at (20/2/2026).


Kegiatan ini menjadi bagian penting dari tahapan Rencana Awal RKPD sebagai upaya menyelaraskan program dan kegiatan lintas perangkat daerah demi tercapainya pembangunan yang terarah dan berkelanjutan.


Pada kegiatan tersebut dihadir oleh para camat, kepala puskesmas, perwakilan SKPD, serta pemangku kepentingan terkait.


Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, dr. Nor Ifansah, dalam paparannya menyampaikan arah kebijakan pembangunan kesehatan tahun 2027 yang menitikberatkan pada penguatan pelayanan kesehatan dasar, peningkatan kualitas sumber daya manusia kesehatan, serta percepatan penurunan angka stunting dan pengendalian penyakit menular maupun tidak menular.


Beberapa poin materi yang disampaikan antara lain:

Penguatan transformasi layanan primer melalui optimalisasi peran puskesmas dan posyandu.

Digitalisasi sistem pencatatan dan pelaporan kesehatan.


Peningkatan cakupan imunisasi dan pelayanan kesehatan ibu dan anak.

Kolaborasi lintas sektor dalam penanganan stunting dan gizi masyarakat.

Peningkatan kesiapsiagaan terhadap potensi wabah dan bencana kesehatan.


“Perencanaan tahun 2027 harus lebih adaptif, berbasis data, dan mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat,” tegas dr. Nor Ifansah.


Sementara itu, Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappedalitbang Kabupaten Banjar, Fara Hayani, memaparkan bahwa penyusunan RKPD Tahun 2027 harus selaras dengan RPJMD serta mendukung prioritas pembangunan daerah yang berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi lokal, dan tata kelola pemerintahan yang akuntabel.


Ia menegaskan beberapa prinsip utama dalam penyusunan RKPD:

Sinkronisasi program antara kecamatan dan perangkat daerah.

Pendekatan partisipatif melalui musrenbang berjenjang.

Efektivitas dan efisiensi anggaran berbasis kinerja.

Integrasi program pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.


“Forum ini menjadi ruang strategis untuk memastikan tidak ada tumpang tindih program, serta memastikan seluruh usulan benar-benar mendukung sasaran pembangunan daerah,” jelas Fara Hayani.


Camat Karang Intan H. Pusaro Riyanto menyampaikan komitmennya untuk mendukung penuh arah kebijakan pembangunan Kabupaten Banjar, khususnya dalam sektor kesehatan dan pembangunan manusia.


“Kecamatan siap mengawal dan mengintegrasikan hasil musrenbang desa agar selaras dengan prioritas RKPD 2027. Kami berharap program yang disusun benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat di tingkat bawah,” ujarnya.


Beliau juga menegaskan pentingnya pemerataan pelayanan kesehatan hingga ke desa-desa terpencil, serta penguatan koordinasi antara kecamatan, puskesmas, dan pemerintah desa.


“Kami berharap tidak ada lagi kesenjangan layanan kesehatan antarwilayah. Sinergi dan komunikasi yang baik menjadi kunci keberhasilan pembangunan,” tegasnya.


Beberapa peserta forum turut menyampaikan pandangan, Mereka  berharap adanya dukungan anggaran untuk peningkatan sarana prasarana dan alat kesehatan dan mereka menekankan pentingnya data terpadu sebagai dasar perencanaan.


“Dengan perencanaan yang matang dan kolaboratif, kami optimis target pembangunan tahun 2027 dapat tercapai,” ujar salah satu peserta forum.


Melalui Forum Perangkat Daerah ini, diharapkan penyusunan RKPD Kabupaten Banjar Tahun 2027 dapat menghasilkan program yang lebih tepat sasaran, terintegrasi, serta mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh. (IP Kab Banjar Brigade Karang Intan/Hernadi)


Komentar