Dinas PUPRP Banjar Gelar Bimtek Manajemen Konstruksi, Perkuat Kompetensi dan Profesionalisme Pelaku Jasa Konstruksi
MARTAPURA, InfoPublik - Dalam upaya meningkatkan kapasitas dan profesionalisme sumber daya manusia di sektor jasa konstruksi, Bidang Bina Jasa Konstruksi Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Banjar menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Manajemen Konstruksi, di Aula Mandiri Lantai III Dinas PUPRP, Rabu (11/2/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan Kabupaten Banjar dan diikuti oleh para peserta dari berbagai unsur, termasuk instansi vertikal di Kabupaten Banjar.
Acara ini menghadirkan narasumber kompeten, yakni Husnul Khatimi dari Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat. Kehadirannya memberikan penguatan materi yang komprehensif terkait prinsip, strategi, serta implementasi manajemen konstruksi yang efektif dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bidang Bina Jasa Konstruksi Dinas PUPRP Kabupaten Banjar, Raden Rara Dian Parwatisari didampingi oleh Kepala Seksi Pengaturan M. Rahmani Barkati. Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh para peserta Bimbingan Teknis yang berasal dari berbagai latar belakang teknis serta perwakilan instansi vertikal di Kabupaten Banjar.
Raden Rara Dian Parwatisari menyampaikan bahwa kegiatan Bimbingan Teknis Manajemen Konstruksi merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan jasa konstruksi di Kabupaten Banjar.
Ia menegaskan bahwa manajemen konstruksi yang baik sangat berperan penting dalam menjamin ketepatan waktu, mutu pekerjaan, serta efisiensi anggaran pada setiap proyek pembangunan.
“Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan kompetensi para pelaku jasa konstruksi, sehingga mampu menerapkan prinsip-prinsip manajemen konstruksi secara optimal. Dengan demikian, pembangunan infrastruktur di Kabupaten Banjar dapat berjalan lebih tertib, transparan, dan akuntabel,” ujarnya.
Lebih lanjut, beliau juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, penyedia jasa, konsultan, serta instansi vertikal dalam menciptakan ekosistem konstruksi yang profesional dan berintegritas. Menurutnya, tantangan pembangunan ke depan semakin kompleks, sehingga diperlukan peningkatan kapasitas yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan.
"Kami beharap agar para peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan serius dan aktif berdiskusi, sehingga materi yang disampaikan dapat dipahami dan diimplementasikan secara nyata di lapangan," ujarnya.
Sementara itu, dalam pemaparannya, Husnul Khatimi menjelaskan berbagai aspek penting dalam manajemen konstruksi, mulai dari perencanaan proyek, pengendalian mutu, manajemen waktu, pengelolaan risiko, hingga pengawasan pelaksanaan pekerjaan. Ia juga menekankan pentingnya penerapan standar teknis dan regulasi yang berlaku guna meminimalisir potensi permasalahan dalam pelaksanaan proyek konstruksi.
Ia menyampaikan bahwa keberhasilan suatu proyek konstruksi tidak hanya ditentukan oleh aspek teknis semata, tetapi juga oleh kemampuan manajerial dalam mengoordinasikan sumber daya, mengendalikan biaya, serta memastikan keselamatan kerja. Dengan manajemen yang terstruktur dan sistematis, proyek pembangunan dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Kegiatan Bimbingan Teknis ini berlangsung secara interaktif, di mana para peserta diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan serta berdiskusi langsung dengan narasumber. Antusiasme peserta terlihat dari berbagai tanggapan dan pertanyaan yang disampaikan, khususnya terkait tantangan teknis yang sering dihadapi dalam pelaksanaan proyek konstruksi di daerah.
Melalui penyelenggaraan Bimbingan Teknis Manajemen Konstruksi ini, Dinas PUPRP Kabupaten Banjar berharap dapat mendorong peningkatan kualitas penyelenggaraan jasa konstruksi yang lebih profesional, transparan, dan berdaya saing. Kegiatan ini juga menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan di Kabupaten Banjar.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta dapat mengimplementasikan ilmu dan pengetahuan yang diperoleh dalam tugas dan tanggung jawab masing-masing, sehingga pembangunan di Kabupaten Banjar dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.(Tyo / Brigade PUPRP)
