Kukuhkan Pengurus Baru, Kadisdik Banjar Tekankan Peningkatan Literasi dan Tata Kelola Akuntabel pada Pertemuan MKKS SMP
BANJAR, InfoPublik – Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Kabupaten Banjar menggelar pertemuan rutin yang dirangkai dengan pelantikan pengurus baru masa bakti 2026–2028 di SMP Negeri 7 Karang Intan, Kamis (12/2/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri 77 Kepala Sekolah SMP serta 7 Pengawas Pembina se-Kabupaten Banjar. Momentum pelantikan ini menjadi tonggak awal penguatan koordinasi dan kolaborasi antar kepala sekolah di Bumi Barakat.
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dengan harapan hadirnya kepengurusan baru mampu membawa semangat restorasi organisasi serta memperkuat peran MKKS sebagai mitra strategis pemerintah daerah.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Banjar, Hj. Liana Penny, dalam sambutan dan arahannya menekankan pentingnya peran MKKS sebagai pusat inovasi pendidikan.
"MKKS harus bekerja secara terukur. Jaga kekompakan dan solidaritas. Kita memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan penguatan karakter murid dan digitalisasi pembelajaran berjalan beriringan," ujar Kadisdik.
Ia menegaskan, MKKS tidak boleh hanya menjadi wadah administratif, tetapi harus menjadi ruang berbagi praktik baik (best practice), kolaborasi pemecahan masalah pembelajaran, serta pusat inovasi peningkatan mutu sekolah.
Selain itu, peningkatan literasi dan numerasi sebagai bagian dari pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) menjadi perhatian serius. Setiap sekolah diminta memiliki program konkret guna mencapai target yang telah ditetapkan pemerintah pusat.
Kepala Disdik juga mengingatkan pentingnya budaya gotong royong di lingkungan sekolah melalui aksi bersih-bersih minimal dua kali seminggu, pemeliharaan aset pascarevitalisasi, serta pengelolaan sekolah yang transparan sesuai Sistem Pencegahan Korupsi (SPI) KPK. Pembaruan data Dapodik, termasuk sarana prasarana, listrik, dan internet, diminta dilakukan secara berkala setiap enam bulan.
Dalam sesi teknis, para Kepala Seksi dan Koordinator Pengawas turut menyampaikan sejumlah agenda strategis. Bidang Pembinaan Peserta Didik mengingatkan kesiapan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) online, Tes Kemampuan Akademik (TKA), serta pengawalan Program Indonesia Pintar (PIP).
Sementara itu, Bidang Kurikulum dan Penilaian menekankan pentingnya iklim keamanan sekolah melalui Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK), implementasi Kurikulum Satuan Pendidikan, muatan lokal, serta tata kelola Dana BOS yang transparan.
Koordinator Pengawas SMP menegaskan batas akhir sinkronisasi data Dapodik pada akhir Februari 2026 serta persiapan monitoring dan evaluasi Pesantren Kilat (Sanlat) dan sistem pengawasan silang pada TKA mendatang.
Pertemuan ditutup dengan komitmen bersama seluruh kepala sekolah untuk mendukung program prioritas pendidikan Kabupaten Banjar. Dengan pengurus baru dan arah kebijakan yang jelas, MKKS SMP diharapkan semakin adaptif dan progresif menghadapi tantangan pendidikan 2026.
