Perwakilan Kecamatan Aluh Aluh Hadiri Fasilitasi Pelaksanaan Evaluasi PUG Kabupaten Banjar 2026

BANJAR, InfoPublik –  Kecamatan Aluh-Aluh turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan Fasilitasi Pelaksanaan Evaluasi Pengarusutamaan Gender (PUG) Kabupaten Banjar Tahun 2026 yang dilaksanakan di Aula Dinas Sosial P3AP2KB Kabupaten Banjar, Kecamatan Aluh-Aluh diwakili oleh H.M. Khairil, Rabu (11/2/2026).

 

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Banjar dalam memperkuat pelaksanaan strategi Pengarusutamaan Gender di seluruh perangkat daerah dan kecamatan. Evaluasi PUG bertujuan untuk menilai sejauh mana perspektif gender telah terintegrasi dalam perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, hingga evaluasi program pembangunan daerah.

 

Acara secara resmi dibuka oleh Kepala Bidang pada Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kabupaten Banjar. Dalam sambutannya disampaikan bahwa evaluasi PUG bertujuan menilai sejauh mana perspektif gender telah terintegrasi dalam perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, hingga evaluasi program pembangunan daerah.

 

Kegiatan ini dihadiri oleh 47 peserta yang merupakan perwakilan dari unsur Sekretariat Daerah, Inspektorat, Bapeddalitbang, berbagai dinas teknis, badan, RSUD, hingga seluruh kecamatan di Kabupaten Banjar, termasuk Kecamatan Aluh-Aluh. Kehadiran lintas sektor ini menunjukkan komitmen bersama dalam mewujudkan pembangunan yang adil dan responsif gender.

 

Dalam forum tersebut, peserta mendapatkan arahan teknis terkait indikator evaluasi PUG, pemenuhan data terpilah gender, serta strategi penguatan kelembagaan PUG di masing-masing instansi. Selain itu, dilakukan diskusi dan berbagi praktik baik guna meningkatkan kualitas implementasi PUG di daerah.

 

Khairil menyampaikan bahwa keikutsertaan Kecamatan Aluh-Aluh dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap kebijakan Pemerintah Kabupaten Banjar dalam mewujudkan pembangunan yang responsif gender.

 

“Melalui evaluasi ini, kami dapat mengetahui sejauh mana program dan kegiatan di wilayah kecamatan telah memperhatikan kesetaraan akses, partisipasi, kontrol, dan manfaat bagi laki-laki maupun perempuan,” ujarnya.

 

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan seluruh perangkat daerah dan kecamatan dapat semakin optimal dalam mengintegrasikan perspektif gender ke dalam kebijakan dan program kerja, sehingga pembangunan di Kabupaten Banjar dapat dirasakan secara adil oleh seluruh lapisan Masyarakat. 


Komentar