DPMD Banjar Tekankan Pentingnya Tertib Administrasi Sebagai Fondasi Akuntabilitas dan Keberlanjutan BUMDesa

BANJAR, InfoPublik - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Banjar melalui Bidang Ekonomi Kemitraan Kawasan Perdesaan menggelar Bimbingan Teknis Pengelolaan BUMDesa/BUMDesa Bersama dalam Kawasan Prioritas (KPP) bertempat di Hotel Delima Kecamatan Kertak Hanyar, Selasa (10/2/2026). 

 

Kegiatan ini diikuti sebanyak 27 peserta yang terdiri dari pengurus dan Pambakal BUMDesa/BUMDesa Bersama dari 9 Desa.

 

Kepala Dinas PMD Muhammad Hafizh Anshari menegaskan bahwa tertib administrasi merupakan fondasi penting dalam tata kelola BUMDesa.

 

 “Tertib administrasi adalah hal paling mendasar yang harus dipenuhi oleh setiap BUMDesa. Jika administrasinya tidak rapi, maka akuntabilitas tidak dapat dibangun dan keberlanjutan usaha akan sulit dicapai,” ujarnya.

 

Ia menambahkan bahwa administrasi yang baik memastikan setiap keputusan, transaksi, dan laporan usaha dapat dipertanggungjawabkan secara transparan. 

 

Oleh karena itu, seluruh pengurus BUMDesa diminta untuk menjalankan administrasi secara lengkap, benar, dan tepat waktu agar usaha dapat cepat berkembang .

 

Pada kegiatan tersebut juga dipaparkan materi Peran Kepala Desa, Pengawas, dan Pengurus dalam tata kelola BUMDesa/BUMDesa Bersama oleh Kabid Ekonomi Kelembagaan dan Kawasan Perdesaan Gusti Muhammad Chandra Suryana 

 

Kabid EKKP Gusti Muhammad Chandra Suryana menjelaskan bahwa peran Kepala Desa, Pengawas, dan Pengurus harus berjalan seimbang dan saling melengkapi.

 

Kepala Desa memberikan arah kebijakan, Pengawas menjalankan fungsi kontrol, sementara Pengurus fokus pada operasional usaha. 

 

“Jika tiga unsur ini berjalan harmonis, maka tata kelola BUMDesa akan jauh lebih kuat dan mampu memberikan manfaat maksimal bagi desa,” ujarnya. 

 

Ia juga menekankan bahwa administrasi yang tertib menjadi acuan utama dalam evaluasi kinerja dan pengembangan BUMDesa/BUMDesa Bersama.

 

Pada kegiatan tersebut juga ada beberapa materi yang disampaikan yaitu administrasi kelembagaan serta praktik penyusunan dan evaluasi dokumen oleh Tenaga Pendamping Profesional, serta sesi Best Practice oleh BUMDesa Mulya Sari Desa Indrasari, Kecamatan Martapura, yang memaparkan praktik terbaik dalam tata kelola bisnis dan manajerial.

 

Melalui pelaksanaan bimtek ini, peserta diharapkan mampu memperbaiki tata kelola administrasi, meningkatkan profesionalisme pengelolaan usaha, serta memperkuat kinerja BUMDesa/BUMDesa Bersama dalam mendukung pengembangan ekonomi Desa di Kabupaten Banjar. (BrigadeDPMD/AnnaM)


Komentar