Musrenbang tingkat Kecamatan Astambul Fokuskan 10 Usulan Prioritas dan 9 Paket Pekerjaan
ASTAMBUL, InfoPublik – Musrenbang tingkat Kecamatan Astambul
dalam Rangka Penyusunan RKPD Tahun 2027 yang dilaksanakan di GOR Serbaguna Desa
Pingaran Ilir, fokuskan 10 Usulan Prioritas dan 9 Paket Pekerjaan (Rabu,
04/02/2026)
Sekretaris Kecamatan Astambul Sri Apolina menyampaikan ada
10 Usulan Prioritas di Musrenbang tingkat Kecamatan Astambul tahun 2026 ini,
Adapun usulan tersebut Peningkatan Kualitas dan perbaikan
jalan di Desa Lokgabang, Rehabilitasi jalan usaha tani di Desa Sungai Tuan
Ilir, Rehabilitasi Jalan di Desa Pasar Jati, Pembangunan Jembatan di Desa
Kelampaian Ulu, Pembangunan Ruang Kepala Sekolah dan Tata Usaha SMP 1 Desa
Astambul Kota, Penggantian Jembatan kayu mejadi beton di Desa Tambak Danau,
Pembangunan WC dan tangki septik tank di Desa Pingaran Ulu, Siring Sungai di
Desa Astambul Seberang, Bantuan Sarana Produksi pertanian di Kaliukan dan
Pelatihan Bimtek Kader Posyandu di Danau Salak.
“Dari 10 Usulan Prioritas ini tujuan terbanyak adalah DPURP
Kabupaten Banjar,” ujar Apolina.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ikhwansyah berpesan
dalam sambutannya agar semua Dinas dan Badan terkait benar-benar mengusahakan
semua usulan terlebih usulan prioritas yang sudah diajukan masing-masing Desa
di Kecamatan Astambul
Anggota DPRD Kabupaten Banjar Amiruddin dalam sambutannya
menegaskan agar yang paling menjadi atensi adalah Bantuan Pascabencana
mengingat Kecamatan Astambul adalah wilayah yang juga rawan terdampak banjir.
“Saya berharap agar BPBD dan DPUPRP Kabupaten Banjar bisa
berkolaborasi dalam mendata dan memberikan bantuan Pasca Bencana ini sebagai
contoh yang rumahnya rusak akibat banjir harapannya bisa dibantu untuk
diperbaiki,” ucapnya.
Amiruddin juga menambahkan bahwa APBD di Kabupaten Banjar
yang pada Tahun 2025 ada Rp 3,1 Triliun dipangkas menjadi Rp 2,7 Triliun di
Tahun 2026, ada pengurangan sekitar Rp 500 Miliar anggaran, sehingga hal agar
diketahui dan dipahami oleh Pembakal dan Perangkat Desa karena juga akan
berpengaruh terhadap pembangunan dan belanja modal.
Dana desa yang mulanya Rp 700 Juta sampai Rp 900 Juta
sekarang terkena efesiensi menjadi Rp 200 Juta, sehingga pembangunan di desa
akan terseok-seok. Namun saya yakin pemerintah desa tetap bisa menjalankan roda
Pemerintahan Desa dengan baik tambah Amir
SKPD yang melakukan belanja modal infrastruktur secara
kualitas juga lebih diperhatikan sebagai mana yang viral beberapa hari ini
terkait pembangunan infrastruktur banyak kritik masyarakat terkait hasil dan
kualitasnya, pungkas Amir
Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappedalitbang
Kabupaten Banjar Fara Hayani memaparkan dalam materinya bahwa ada 34 usulan
yang terkembalikan ke Desa karena ada kekurangan persyaratan di Administrasi
dan ada 53 usulan masih tahap pengajuan usulan, belum di klik/lanjutkan di SIPD
sehingga tidak bisa di verifikasi.
Fara berharap agar masing-masing Pemerintah Desa bisa
melengkapi administrasi dan menyelesaikan usulannya di SIPD.
Dian Parwasita dari DPUPRP Kabupaten Banjar menjabarkan ada
9 Paket Pekerjaan Renja DPA di 2026 ini di antaranya Penggantian Jembatan Desa
Sungai Tuan Ilir, Rekonstruksi jalan kabupaten menuju makam Datu Kelampaian,
Rekonstruksi ruas jalan PTPN Danau Salak, Rehabilitasi jalan Desa Kelampaian
Ulu, Rehabilitasi jalan Desa Kelampaian Ilir, Rehabilitasi jalan Desa Munggu
Raya, Rehabilitasi jalan Desa Pingaran Ilir, Pembangunan pintu air irigasi rawa
di Desa Pasar Jati dan Peningkatan SPAM Munggu Raya.
“Ini adalah hasil usulan di tahun sebelumnya yang sudah
masuk Paket Pekerjaan di DPURP untuk Tahun 2026 ini,” terangnya.
Sekretaris Apdesi Kecamatan Astambul Halimi juga dengan
lantang menyuarakan agar dipercepat perbaikan insfrastruktur yang sudah
diusulkan.
“jangan menunggu viral dulu baru diperbaiki,” ucap Halimi.
Musrenbang tingkat Kecamatan Astambul dalam Rangka
Penyusunan RKPD Tahun 2027 ini ditutup dengan Berita Acara Hasil Kesepakatan,
dan ditutup dengan Do’a oleh Kepala KUA Astambul H. Hasan Yamani. (gazalirumi)
