
Jelang Ramadan, DKUMPP Banjar Tera Ulang Alat UTTP di Pasar Sungkai
MARTAPURA, InfoPublik - Menjelang memasuki bulan Ramadan, Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) terus melakukan pengawasan terhadap timbangan pedagang di pasar wilayah Kabupaten Banjar.
Dalam hal ini Tim Bidang Kemetrologian dan Bina Usaha DKUMPP Banjar kembali menyasar pasar tradisional Sungkai yang berada di wilayah kecamatan Simpang Empat, Rabu (26/2/2025).
Kegiatan yang dipimpin Kepala DKUMPP Banjar I Gusti Made Suryawati dalam hal ini diwakili Kasi Tera, Tera Ulang dan Pengawasan Titin Hartati bersama timnya.
Titin Hartati mengatakan tera ulang ini merupakan komitmen Pemkab Banjar dalam menjaga integritas dan keberlanjutan pasar tradisional.
"Hari ini kita berada di Pasar Sungkai, berdasarkan hasil pengawasan dari 352 unit UTTP yang terdata, sebanyak 63 unit telah diperiksa dan diuji," ujar Titin.
Dikatakan Titin para pedagang cukup kooperatif memeriksakan timbangannya masing-masing.
"Alhamdulillah pelayanan berjalan dengan lancar dan pedagang sangat senang mentera ulang timbangannya," ucapnya.
Titin menegaskan pihaknya akan selalu mengupayakan agar setiap daerah di Kabupaten Banjar dapat tertib ukur.
"Kami (DKUMPP) menginginkan masyarakat bisa menumbuhkan budaya tertib ukur dan memastikan kebenaran dalam hasil timbangan mereka," harapnya.
Lebih lanjut Titin menambahkan, selain memberikan pembubuhan tanda tera yang sah, kegiatan Tera Ulang juga akan melayani perbaikan alat Ukur, Takar, Timbang dan Perlengkapannya (UTTP) yang rusak ringan oleh petugas.
"Sebagian besar timbangan para pedagang dalam kondisi baik dan masih pada batas toleransi ketentuannya, sekalipun ada yang rusak ringan, maka akan di bantu perbaikan oleh petugas," tandasnya.
Titin juga menyampaikan pesan Kepala DKUMPP agar terus memberikan pelayanan baik serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pasar tradisional.
"Dengan pengawasan yang konsisten, pemerintah memastikan konsumen mendapatkan haknya dan pedagang dapat beroperasi dengan standar yang jelas dan transparan," pungkasnya.