Kecamatan Aluh-Aluh Hadiri Diseminasi Kajian Pemetaan Potensi Pesantren Berbasis Pengembangan Usaha
Banjar, InfoPublik - Pemerintah Kecamatan Aluh-Aluh yang diwakili oleh Kasubbag Perencanaan Keuangan dan Aset, Fathani, menghadiri kegiatan Diseminasi Hasil Kajian Pemetaan Potensi Pesantren Berbasis Pengembangan Usaha Banjar Cendikia “Satu Pesantren Satu Produk” dalam Mendukung Program Prioritas Kepala Daerah, bertempat di Aula Bapperida Kabupaten Banjar Lantai 3. (Jumat, 6/11/2026)
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Banjar bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Kalimantan Selatan ini menghadirkan Hery dari Bapperida Provinsi Kalimantan Selatan sebagai narasumber.
Dalam pemaparan hasil kajian disampaikan bahwa terdapat sebanyak 44 pesantren di Kabupaten Banjar yang memiliki potensi untuk dikembangkan melalui program Banjar Cendikia “Satu Pesantren Satu Produk”.
Berdasarkan hasil kegiatan, Fathani mencatat bahwa pengembangan potensi usaha pesantren memerlukan dukungan kelembagaan serta kesiapan sumber daya manusia agar bantuan usaha yang diberikan dapat disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan masing-masing pesantren.
Selain itu, pesantren diharapkan minimal memiliki badan usaha berbentuk koperasi sebagai wadah pengelolaan dan pengembangan kegiatan ekonomi. Dalam hal ini, Pemerintah Kabupaten Banjar diharapkan dapat memfasilitasi pembentukan dan penguatan kelembagaan koperasi pesantren.
Melalui kegiatan ini, diharapkan hasil kajian dapat menjadi dasar dalam merumuskan langkah strategis pengembangan ekonomi pesantren, sehingga mampu mendorong kemandirian pesantren sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Banjar.
