Cegah Kenakalan Remaja, SMPN 6 Martapura Perkuat Pembinaan Karakter Bersama Polsek Martapura
Bagikan ke WhatsApp
Gunakan salah satu tombol ini agar keterangan portal ikut terkirim setelah link.
MARTAPURA, InfoPublik – Penguatan karakter dan pencegahan kenakalan remaja menjadi perhatian SMP Negeri 6 Martapura dalam membangun lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman. Upaya tersebut diwujudkan dengan menghadirkan Kapolsek Martapura, Iptu Aulya Safi'i, S.H., untuk memberikan edukasi kepada peserta didik mengenai bahaya perundungan (bullying), geng motor, hingga penyalahgunaan narkoba, Senin (2/11/2026).
Dalam penyampaian materinya, Iptu Aulya Safi'i mengingatkan para siswa agar senantiasa menjaga sikap, menghormati sesama, serta menghindari berbagai bentuk perundungan. Ia juga mengajak peserta didik untuk lebih selektif dalam memilih pergaulan dan tidak mudah terpengaruh ajakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
"Jauhi segala bentuk bullying dan keterlibatan dalam geng motor. Jangan sampai masa depan kalian rusak hanya karena mengikuti pergaulan yang salah. Gunakan masa muda untuk belajar dan meraih cita-cita," pesannya.
Selain persoalan pergaulan, Kapolsek turut memberikan perhatian terhadap bahaya rokok dan vape atau rokok elektrik. Para siswa diingatkan untuk tidak mencoba produk tersebut serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyalahgunaan zat berbahaya yang dapat mengancam kesehatan dan masa depan.
"Jauhi rokok maupun vape. Kalian harus mampu menjaga diri dari berbagai pengaruh negatif. Fokuslah belajar dengan rajin, disiplin, dan kejarlah cita-cita selagi masih muda," lanjutnya.
Kepala SMPN 6 Martapura, Muhammad Toha, menyampaikan apresiasi kepada Kapolsek Martapura beserta jajaran atas perhatian dan kepeduliannya terhadap pembinaan peserta didik. Menurutnya, edukasi tersebut menjadi tambahan wawasan sekaligus penguatan bagi sekolah dalam menanamkan nilai kedisiplinan dan perilaku positif kepada siswa.
"Kami sangat berterima kasih kepada Kapolsek Martapura beserta jajaran yang telah berkenan hadir. Arahan dan edukasi ini menjadi pembelajaran berharga bagi anak-anak kami agar terhindar dari bahaya narkoba, bullying, dan kenakalan remaja," ungkapnya.
Kolaborasi antara pihak sekolah dan kepolisian ini diharapkan semakin memperkuat upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan bebas dari perilaku negatif. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, peserta didik diharapkan mampu menjadi generasi yang berkarakter, disiplin, bertanggung jawab, serta fokus mengembangkan potensi untuk meraih masa depan yang lebih baik.
