Kekeringan di Mataraman, Pasokan Air Bersih Disalurkan ke Desa Terdampak
BANJAR, InfoPublik – Pemerintah Kabupaten Banjar terus melakukan penanganan dampak kekeringan dengan menyalurkan bantuan air bersih ke sejumlah wilayah terdampak. Terbaru, sebanyak 5.000 liter air bersih didistribusikan ke Desa Gunung Ulin, Kecamatan Mataraman, Senin (2/11/2026).
Penyaluran dilakukan menggunakan
armada milik Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup
(DPRKPLH) Kabupaten Banjar. Bantuan tersebut menyasar warga RT 01, RT 02, dan
RT 04 dengan pengisian pada dua tandon air yang tersedia di desa setempat.
Plt Camat Mataraman, Muhammad
Fakhrurrozie, mengungkapkan bahwa dari 15 desa di wilayahnya, delapan desa
terdampak kekeringan akibat musim kemarau berkepanjangan sehingga mengalami
keterbatasan pasokan air bersih.
“Dari 15 desa di Kecamatan
Mataraman, terdapat delapan desa yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau
berkepanjangan. Kondisi ini mengakibatkan masyarakat mengalami kesulitan
mendapatkan air bersih,” ungkapnya.
Ia mengapresiasi penyaluran
bantuan air bersih dari pemerintah dan berbagai pihak karena dapat membantu
memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Namun, Fakhrurrozie juga mengingatkan
warga agar menggunakan air secara bijak dan tidak berlebihan selama musim kemarau.
“Kami terus berkoordinasi dengan
pemerintah desa yang terdampak serta mengajukan permohonan bantuan air bersih
untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Kami juga mengimbau warga agar memahami
kondisi musim kemarau saat ini dengan menggunakan air secara bijak dan hemat,”
jelasnya.
Lebih lanjut, Fakhrurrozie
menyampaikan bahwa bantuan pasokan air bersih di Kecamatan Mataraman berasal
dari berbagai pihak, di antaranya BPBD, DPRKPLH, Brimob, serta sejumlah
perusahaan.
Berdasarkan data terakhir hari
ini, yang disampaikan Kalak BPBD Kabupaten Banjar, Wasis Nugraha pada Rakoor
Mingguan Pemkab Banjar, pendistribusian air bersih ke 96 titik yang tersebar di
84 desa pada 17 kecamatan.
Sebagai upaya penanganan,
pemerintah daerah bersama DPRKPLH, sejumlah SKPD, relawan, BUSER 690, PMI, TNI,
Polri, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya telah menyalurkan bantuan
air bersih sekitar 4.109.700 liter melalui 96 titik pengantaran.
Pemerintah Kabupaten Banjar
melalui instansi terkait terus berupaya melakukan penyaluran secara bertahap
dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat dan kondisi wilayah terdampak. (MC
Banjar/Eza/Hendra/Prs)
