Dari Karang Intan hingga Martapura Barat, Aksi Distribusi Air Bersih Berlanjut

Bagikan ke WhatsApp Gunakan salah satu tombol ini agar keterangan portal ikut terkirim setelah link.

KARANG INTAN - Upaya membantu masyarakat yang terdampak kekeringan terus dilakukan melalui kolaborasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar bersama Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Banjar. Pada Sabtu (31/10/2026), tim gabungan kembali melaksanakan perjalanan distribusi air bersih dengan menyasar sejumlah titik kebutuhan masyarakat dan fasilitas pendidikan di wilayah Kabupaten Banjar. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah nyata pemerintah daerah dalam membantu memenuhi kebutuhan air bersih di tengah kondisi kekeringan.

Perjalanan diawali dengan pengisian air ke mobil tangki sebelum tim bergerak menuju SDN Awang Bangkal Timur, Kecamatan Karang Intan. Setibanya di lokasi, air bersih langsung disalurkan ke satu unit tandon serta beberapa tempat penampungan air lainnya. Penyaluran ini diarahkan untuk membantu memenuhi kebutuhan ketersediaan air di lingkungan sekolah sehingga aktivitas pendidikan dan kebutuhan sehari-hari warga sekolah dapat tetap terbantu.

 


Setelah menyelesaikan distribusi pertama, mobil tangki kembali melanjutkan perjalanan menuju Desa Kaliukan, Kecamatan Astambul. Di lokasi ini, tim melakukan pengisian air bersih ke tiga unit tandon yang berada di depan rumah warga. Penempatan tandn tersebut menjadi salah satu upaya mendekatkan akses air bersih kepada masyarakat, sehingga warga dapat mengambil dan memanfaatkan air sesuai kebutuhan tanpa harus menempuh jarak yang lebih jauh.

Perjalanan distribusi kemudian berlanjut dengan kembali melakukan pengisian air di Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Banjarbakula. Setelah ketersediaan air pada mobil tangki kembali terpenuhi, tim bergerak menuju lokasi berikutnya di Desa Tangkas, Kecamatan Martapura Barat. Kali ini, sasaran distribusi adalah salah satu sekolah di desa tersebut sebagai bentuk perhatian terhadap kebutuhan air bersih di lingkungan fasilitas pendidikan.

 


Rangkaian perjalanan dari Karang Intan, Astambul hingga Martapura Barat memperlihatkan bahwa distribusi air bersih tidak hanya berorientasi pada penyaluran bantuan, tetapi juga memastikan bantuan menjangkau lokasi-lokasi yang membutuhkan. Mobil tangki menjadi sarana penting dalam mendistribusikan air, sementara pengisian pada tandon dan tempat penampungan memungkinkan air tersedia lebih dekat dengan masyarakat serta dapat dimanfaatkan secara bersama.

Melalui kolaborasi BPBD Kabupaten Banjar dan Bapperida, kegiatan ini mencerminkan pentingnya sinergi antarperangkat daerah dalam merespons dampak kekeringan. Dengan menggabungkan dukungan operasional, koordinasi lapangan, dan penentuan sasaran distribusi, upaya pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat dapat dilaksanakan secara lebih terarah. Kehadiran tim di sekolah maupun lingkungan permukiman juga menjadi wujud kepedulian pemerintah daerah terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan dukungan ketersediaan air bersih.

Distribusi air bersih ini diharapkan dapat membantu meringankan kesulitan warga sekaligus menjaga ketersediaan air untuk kebutuhan sehari-hari dan aktivitas pendidikan. Di tengah tantangan kekeringan, langkah bersama seperti ini menjadi bukti bahwa pelayanan pemerintah tidak berhenti pada perencanaan, tetapi diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan. BPBD dan Bapperida Kabupaten Banjar terus menunjukkan bahwa kepedulian, kerja sama, dan kehadiran langsung merupakan bagian penting dalam membantu masyarakat menghadapi kondisi darurat kekeringan.(Ione/Brigade Bapperida)


Komentar