Lima Siswa Kabupaten Banjar Raih Prestasi pada Festival Tunas Bahasa Ibu Tingkat Provinsi Kalsel 2026

Bagikan ke WhatsApp Gunakan salah satu tombol ini agar keterangan portal ikut terkirim setelah link.

BANJARBARU, InfoPublik – Lima peserta didik perwakilan Kabupaten Banjar berhasil menorehkan prestasi pada Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung Kamis, 29 Oktober 2026, di Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Selatan tersebut menjadi wadah bagi generasi muda untuk menunjukkan kemampuan, kreativitas, sekaligus kecintaan terhadap bahasa dan sastra daerah.

FTBI tingkat provinsi tahun ini diikuti oleh perwakilan dari 13 kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan yang berkompetisi dalam lima kategori lomba. Selain menjadi ajang unjuk kemampuan, kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya pelestarian bahasa ibu agar tetap dikenal, digunakan, dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Adapun lima prestasi yang diraih perwakilan Kabupaten Banjar yakni Amelia Nur Rolida dari SDN Gambut 10 meraih Juara I Bakisah, Anindia Putri Rugayyah dari SDN Keraton 1 meraih Juara II Pidato, Muhammad Manggala dari SDN Gambut 1 meraih Juara II Bapandung, Aprilia Putri dari SMPN 1 Martapura meraih Juara II Bakisah, serta Difha Amanda Putri dari SDN Tungkaran meraih Juara III Menulis dan Membaca Puisi.

Perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar, Kasi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter SD, Dina Hastuti, M.Pd., menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas pencapaian para peserta didik. “Prestasi hari ini bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal untuk meraih kesempatan yang lebih besar. Kami bangga atas perjuangan dan pencapaian anak-anak pada FTBI tingkat Provinsi Kalimantan Selatan. Teruslah berlatih, jangan mudah puas, dan jangan pernah takut mencoba. Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar akan terus memberikan dukungan agar generasi muda semakin mencintai, menjaga, dan melestarikan bahasa ibu sebagai bagian dari identitas serta kekayaan budaya daerah,” ujarnya.

Apresiasi juga disampaikan Kepala SMP Negeri 1 Martapura, Yatim Dwi Margono, atas keberhasilan Aprilia Putri yang meraih Juara II kategori Bakisah. “Kami sangat bangga atas prestasi yang diraih Aprilia Putri. Juara II tingkat Provinsi Kalimantan Selatan ini merupakan hasil dari kerja keras, latihan, dan keberaniannya untuk tampil. Terlebih, cerita yang dibawakan merupakan cerita daerah yang menjadi bagian dari kekayaan budaya Kalimantan Selatan. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi Aprilia dan siswa-siswi lainnya untuk terus mengembangkan potensi sekaligus mencintai dan melestarikan bahasa serta budaya daerah,” ungkapnya.

Capaian tersebut menjadi bukti bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga keberadaan bahasa dan sastra daerah. Kreativitas peserta didik dalam menampilkan cerita, pidato, serta karya sastra berbahasa daerah turut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada masyarakat luas.

Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar berharap prestasi ini dapat memotivasi lebih banyak peserta didik untuk mengenal, mencintai, dan menggunakan bahasa daerah dalam kehidupan sehari-hari. Semangat pelestarian bahasa ibu diharapkan terus tumbuh sebagai bagian dari penguatan identitas budaya dan warisan daerah Kalimantan Selatan.


Komentar