Disdik Banjar Perkuat Karakter, Literasi, dan Numerasi untuk Tingkatkan Kualitas Pembelajaran SMP

Bagikan ke WhatsApp Gunakan salah satu tombol ini agar keterangan portal ikut terkirim setelah link.

MARTAPURA, InfoPublik – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Banjar melalui Bidang Pembinaan SMP menggelar kegiatan Peningkatan Kualitas Proses Pembelajaran Peserta Didik melalui Penguatan Karakter, Literasi, dan Numerasi di Satuan Pendidikan Jenjang SMP Kabupaten Banjar Tahun 2026. Kegiatan berlangsung selama dua hari, 29–30 Oktober 2026, bertempat di Aula KH. Kasyful Anwar Martapura.

Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 163 peserta, terdiri atas 156 siswa perwakilan satuan pendidikan jenjang SMP di Kabupaten Banjar dan tujuh Pengawas SMP. Setiap satuan pendidikan mengirimkan dua orang siswa untuk mengikuti kegiatan yang bertujuan memperkuat kualitas pembelajaran sekaligus mengembangkan potensi peserta didik secara menyeluruh.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala Disdik Kabupaten Banjar yang diwakili Kepala Bidang Pembinaan SMP, Hj. Darmina Budiyanti, S.Pd., M.M. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter, kemampuan berpikir kritis, keterampilan memecahkan masalah, serta kecakapan menerapkan pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari.

“Pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas. Karena itu, penguatan karakter, literasi, dan numerasi harus menjadi perhatian bersama. Ketiga aspek tersebut perlu dikembangkan secara terpadu agar peserta didik tidak hanya unggul dalam pengetahuan, tetapi juga memiliki sikap dan keterampilan yang baik,” ujarnya.

Ia menjelaskan, penguatan karakter dilakukan dengan menanamkan nilai keimanan, akhlak mulia, disiplin, kejujuran, kemandirian, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap sesama. Sementara itu, literasi diarahkan pada kemampuan memahami informasi, berpikir kritis, mengolah gagasan, dan menyampaikan pendapat. Adapun numerasi menitikberatkan pada kemampuan menggunakan konsep matematika untuk menganalisis data dan menyelesaikan persoalan dalam kehidupan sehari-hari.

Materi kegiatan disampaikan oleh narasumber dari Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kalimantan Selatan, Psikolog Pendidikan Provinsi Kalimantan Selatan, serta Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Kalimantan Selatan. Kehadiran para narasumber diharapkan memberikan wawasan dan penguatan kepada peserta terkait penerapan pembelajaran yang bermakna, kontekstual, menyenangkan, serta mendorong keaktifan dan kreativitas peserta didik.

Darmina berharap kegiatan tersebut dapat ditindaklanjuti dalam praktik pembelajaran di masing-masing satuan pendidikan, bukan sekadar menjadi kegiatan penyampaian materi. Ia juga mengajak para pengawas dan guru pendamping untuk berperan aktif dalam pembinaan serta menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan memberikan ruang bagi setiap peserta didik untuk mengembangkan potensinya.

“Peningkatan kualitas pembelajaran membutuhkan kerja sama antara Dinas Pendidikan, pengawas sekolah, kepala sekolah, guru, peserta didik, orang tua, dan masyarakat. Dengan komitmen dan kolaborasi yang kuat, kita berharap dapat mewujudkan peserta didik yang tidak hanya unggul dalam pengetahuan, tetapi juga kuat dalam karakter dan terampil menghadapi tantangan kehidupan,” tutupnya.


Komentar