Karhutla di Desa Tungkaran Berhasil Dipadamkan, BPBD Banjar Imbau Warga Waspada
MARTAPURA, InfoPublik - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar bersama unsur gabungan berhasil menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Tungkaran, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, Kamis (29/10/2026).
Berdasarkan laporan Satgas Karhutla BPBD Kabupaten Banjar, kejadian kebakaran dilaporkan pada pukul 09.22 WITA. Petugas mulai melakukan penanganan pada pukul 09.30 WITA hingga selesai pukul 10.12 WITA.
Kebakaran terjadi pada lahan kering yang ditumbuhi semak belukar dan terdapat tumpukan sampah. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 0,010 hektare atau sekitar 100 meter persegi. Seluruh area yang terbakar berhasil dipadamkan.
Penanganan dilakukan oleh BPBD Kabupaten Banjar bersama personel Polri dari Polsek Martapura, Relawan BPBD, serta barisan pemadam kebakaran (BPK/PMK) swasta Gabungan Buser 690. Petugas melakukan asesmen dan pemantauan lokasi, berkoordinasi dengan seluruh unsur yang terlibat, serta melaksanakan pemadaman hingga api berhasil dipadamkan sepenuhnya.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar, Wasis Nugraha, mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, termasuk kebakaran yang terjadi pada lahan kering dan area dengan tumpukan sampah.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah atau melakukan pembakaran di lahan secara sembarangan, karena api dapat dengan mudah merambat ke semak belukar dan memicu kebakaran yang lebih luas. Apabila menemukan titik api, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani sedini mungkin,” ujar Wasis.
Ia menambahkan, keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan dan melaporkan potensi kebakaran sangat penting untuk mendukung upaya pencegahan serta mempercepat penanganan di lapangan.
Sementara itu, Junaidi, salah seorang warga Desa Tungkaran, mengingatkan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap potensi kebakaran lahan di sekitar permukiman.
“Kami berharap masyarakat lebih berhati-hati, terutama saat membakar sampah atau beraktivitas di lahan kering. Jangan sampai api menjalar ke semak-semak dan menimbulkan kebakaran yang lebih besar. Jika melihat api, sebaiknya segera melapor kepada petugas agar bisa cepat ditangani,” ujar Junaidi.
Dalam proses pemadaman, petugas menghadapi kendala berupa sulitnya memperoleh sumber air di sekitar lokasi kejadian. Meski demikian, berkat koordinasi dan kerja sama seluruh unsur gabungan, kebakaran berhasil ditangani tanpa menyisakan titik api.
Berdasarkan laporan terakhir, api telah padam sepenuhnya. BPBD Kabupaten Banjar juga melakukan pemantauan pascapemadaman untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali titik api.
BPBD Kabupaten Banjar mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah secara sembarangan serta segera melaporkan kejadian kebakaran kepada petugas. Kewaspadaan dan peran aktif masyarakat diharapkan dapat mencegah terjadinya karhutla dan menjaga keamanan lingkungan. (Media Center Banjar/Eza/Rijal/Man)
