Pemkab Banjar Salurkan Air Bersih untuk Warga dan Santri di Kecamatan Gambut
GAMBUT– Pemerintah Kabupaten Banjar bergerak membantu masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih melalui penyaluran air bersih ke sejumlah wilayah di Kecamatan Gambut, Kamis (22/10/2026). Kegiatan ini dilaksanakan melalui kolaborasi Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH), Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida), serta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Banjar.
Penyaluran air bersih menyasar RT I, RT III, dan RT V di Desa Makmur, serta Pondok Pesantren Darul Falah di Desa Keladan Baru, khususnya asrama putra dan putri. Bantuan tersebut merupakan bentuk tanggap pemerintah daerah untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat dan lingkungan pesantren yang terdampak keterbatasan pasokan air.
Antusiasme warga terlihat saat mobil tangki air milik DPRKPLH tiba di lokasi. Warga berbondong-bondong membawa jeriken, dirigen, dan ember untuk menampung air yang dialirkan langsung dari mobil tangki ke tempat penampungan. Kehadiran bantuan ini disambut positif karena air bersih sangat dibutuhkan untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
Berdasarkan keterangan pihak Desa Makmur, sebanyak 720 kepala keluarga (KK) terdampak kesulitan air bersih. Selama ini, warga mengandalkan pembelian air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari lantaran aliran PDAM kurang lancar, sementara air sumur di lingkungan mereka sudah tidak layak digunakan untuk konsumsi.
Salah seorang warga menyampaikan bahwa hingga kini masih terdapat sejumlah RT di Desa Makmur yang belum terjangkau jaringan PDAM. Ia berharap pemerintah dapat memperluas jangkauan jaringan air bersih hingga seluruh wilayah desa serta memastikan distribusinya berjalan lancar, sehingga masyarakat tidak terus bergantung pada pembelian air.
Setelah menyelesaikan penyaluran di Desa Makmur, mobil tangki melakukan pengisian ulang di intake PDAM Gambut sebelum melanjutkan perjalanan menuju Pondok Pesantren Darul Falah di Desa Keladan Baru. Di lokasi tersebut, air bersih kembali didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan para santri di asrama putra dan putri.
Bantuan air bersih ini disambut dengan rasa syukur dan terima kasih oleh masyarakat. Selain membantu memenuhi kebutuhan mendesak, penyaluran tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga yang selama ini harus mengeluarkan biaya tambahan untuk mendapatkan air bersih, sekaligus membantu memenuhi kebutuhan dasar para santri di lingkungan pesantren.
Melalui kolaborasi lintas perangkat daerah ini, Pemerintah Kabupaten Banjar diharapkan terus hadir memberikan solusi terhadap persoalan air bersih, baik melalui penyaluran bantuan saat kondisi darurat maupun upaya jangka panjang. Perluasan jaringan PDAM dan peningkatan kelancaran pasokan air menjadi harapan masyarakat agar akses terhadap air bersih yang layak dapat dinikmati secara merata dan berkelanjutan.(Ione/Brigade Bapperida)

