Jelajahi Peradaban Islam dan Kearifan Lokal, Santriwati SMP Darul Hijrah Puteri Kunjungi Museum Lambung Mangkurat
BANJARBARU, InfoPublik – Sebanyak 135 santriwati kelas VIII SMP Darul Hijrah Puteri mengikuti kunjungan edukatif ke Museum Lambung Mangkurat, Banjarbaru, Selasa (20/10/2026). Kegiatan kokurikuler bertema “Jelajah Peradaban Islam dan Jejak Kearifan Lokal Kalimantan Selatan” ini bertujuan memperdalam pemahaman peserta didik mengenai sejarah perkembangan Islam dan kekayaan budaya lokal Kalimantan Selatan.
Dalam kunjungan tersebut, para santriwati mengamati beragam koleksi bersejarah, mulai dari naskah kuno, peninggalan Kerajaan Banjar, artefak keagamaan, hingga perkakas tradisional masyarakat Banua. Para edukator museum turut memberikan penjelasan mengenai latar belakang sejarah serta nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung dalam setiap koleksi.
Kepala SMP Darul Hijrah Puteri, Eni Zulaikah, M.Pd., menyampaikan bahwa kunjungan ini dirancang untuk menghubungkan pembelajaran teori di kelas dengan pengalaman belajar secara langsung. Dengan mengenal peninggalan sejarah, para santriwati diharapkan dapat memahami perjalanan peradaban Islam sekaligus menghargai warisan budaya daerah.
“Melalui tema ‘Jelajah Peradaban Islam dan Jejak Kearifan Lokal Kalimantan Selatan’, kami ingin para santriwati tidak hanya memahami sejarah Islam dari buku teks, tetapi juga mampu mengapresiasi dan meneladani akar budaya serta nilai-nilai kearifan lokal tempat mereka tumbuh,” ujar Eni Zulaikah.
Ia menambahkan, Museum Lambung Mangkurat memiliki beragam koleksi yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber pembelajaran untuk memperluas wawasan sejarah, memperkuat karakter, serta menumbuhkan kesadaran kebangsaan peserta didik. Pengalaman belajar di luar kelas ini juga diharapkan mendorong santriwati untuk lebih mengenal identitas dan kekayaan budaya daerahnya.
Antusiasme para santriwati dalam mengamati koleksi museum menjadi bagian penting dari proses pembelajaran kontekstual. Kegiatan kokurikuler ini memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk memperoleh pengetahuan melalui pengamatan langsung sekaligus memahami pentingnya menjaga peninggalan sejarah sebagai bagian dari identitas masyarakat.
SMP Darul Hijrah Puteri berharap kegiatan tersebut dapat menumbuhkan kecintaan terhadap sejarah Islam dan budaya Banua serta meningkatkan kepedulian generasi muda dalam melestarikan warisan budaya Kalimantan Selatan. Dengan demikian, pembelajaran tidak hanya memperkaya pengetahuan akademis, tetapi juga membentuk karakter yang menghargai sejarah, budaya, dan kearifan lokal.
