Distan Banjar Gencarkan Sosialisasi STDB di Cintapuri Darussalam

Dinas Pertanian Kabupaten Banjar (Distan) melalui Bidang Perkebunan melaksanakan sosialisasi STDB di Desa Surian Kecamatan Cintapuri Darussalam, Rabu (14/10/2026). 

Sosialisasi ini Distan Banjar menerangkan Surat Tanda Daftar Budidaya (STDB), untuk memastikan kevalidan data kepemilikan lahan masyarakat, juga mempersiapkan para petani untuk berpartisipasi dalam program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) serta sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO).

Validasi data kepemilikan lahan menjadi kunci agar usulan program PSR tidak terkendala masalah administratif di kemudian hari. Dengan kepemilikan lahan yang clear dan tertib sertifikat, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan bantuan PSR yang dibiayai penuh oleh negara secara optimal hingga masa pemeliharaan tiga tahun awal.

Prasyarat utama keberlanjutan perkebunan sawit tidak hanya berhenti pada legalitas lahan, melainkan juga standar kelestarian lingkungan. Pemerintah menegaskan bahwa sertifikasi ISPO mewajibkan seluruh aktivitas perkebunan dikelola secara ramah lingkungan. 

Kepala Dinas Pertanian Banjar, Warsita dalam sambutannya mengungkapkan isu Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kini telah menjadi perhatian internasional karena dampaknya yang meluas terhadap kesehatan masyarakat, perekonomian, hingga memicu kabut asap lintas negara. 

"Dinas Pertanian berkomitmen mendampingi petani melalui sosialisasi dan edukasi pembentukan Kelompok Tani Peduli Api (KTPA) guna menerapkan metode Pembukaan Lahan Tanpa Bakar (PLTB)," ujar Warsita.

"Tidak hanya di sektor perkebunan, penanganan risiko kebakaran juga menyasar lahan pertanian pascapanen tanaman pangan. Bekerja sama dengan Kementerian Koordinator Bidang Pangan dan Dinas Pertanian Provinsi, langkah percepatan olah lahan melalui pembalikan tanah gencar dilakukan untuk mengantisipasi pembakaran jerami sisa panen," kata Warsita. 

Kegiatan turut dihadiri Kepala Bidang Perkebunan Abdul Basyid beserta jajarannya, PPL Cintapuri Darussalam, dan petani setempat. 
(Brigade Distan Syaripuddin) 


Komentar