Dorong Pemerataan Layanan Infrastruktur, Bapperida Banjar Paparkan Hasil Kajian IKLI 2026

BANJARBARU – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Banjar bekerja sama dengan Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menggelar Diseminasi Hasil Kajian Indeks Kepuasan Layanan Infrastruktur (IKLI) Kabupaten Banjar Tahun 2026 dan Pembaruan Strategi Sanitasi Kabupaten (SSK) Banjar Tahun 2027–2031. Kegiatan berlangsung di Ruang Studio Industrial Fakultas Teknik ULM, Selasa (13/10/2026), sebagai bagian dari upaya memperkuat perencanaan pembangunan daerah yang berbasis data dan hasil kajian ilmiah.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Bapperida Kabupaten Banjar, Dedi Nurmadi, yang hadir mewakili Kepala Bapperida Kabupaten Banjar. Acara juga diisi dengan sambutan Dekan Fakultas Teknik ULM serta diikuti perwakilan perangkat daerah, kecamatan, instansi terkait, dan tim penyusun kajian. Keterlibatan berbagai pemangku kepentingan ini menjadi bagian penting dalam menyelaraskan hasil penelitian dengan kebutuhan pembangunan di lapangan.

Dalam sambutan Kepala Bapperida yang disampaikan oleh Dedi Nurmadi, ditekankan bahwa hasil penelitian dan kajian memiliki peran strategis dalam mendukung penyusunan kebijakan serta menentukan prioritas pembangunan daerah. Pemanfaatan data yang akurat dan analisis yang terukur diharapkan dapat membantu pemerintah daerah merancang program yang lebih tepat sasaran, sesuai kebutuhan masyarakat dan kondisi setiap wilayah.



Salah satu materi utama yang dipaparkan adalah hasil Kajian IKLI Kabupaten Banjar Tahun 2026. Kajian ini memberikan gambaran mengenai tingkat kepuasan sekaligus harapan masyarakat terhadap pelayanan infrastruktur yang tersedia. Informasi tersebut menjadi bahan evaluasi untuk mengidentifikasi kebutuhan peningkatan kualitas layanan, termasuk mendorong pemerataan pembangunan infrastruktur agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Banjar.

Selain kajian infrastruktur, kegiatan ini juga membahas pembaruan Dokumen Strategi Sanitasi Kabupaten Banjar Tahun 2027–2031. Dokumen tersebut diarahkan menjadi pedoman pengembangan layanan sanitasi secara terpadu dan berkelanjutan, terutama dalam pengelolaan air limbah domestik, persampahan, dan drainase lingkungan. Perencanaan yang terarah diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan yang lebih sehat sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Melalui pemaparan hasil kajian dan diskusi bersama para pemangku kepentingan, Bapperida Kabupaten Banjar dan Fakultas Teknik ULM mendorong penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi. Kolaborasi ini diharapkan tidak berhenti pada penyusunan dokumen, tetapi berlanjut pada pemanfaatan hasil kajian dalam perumusan program, penetapan prioritas pembangunan, serta penyusunan anggaran daerah sesuai kebutuhan dan kemampuan keuangan daerah.

Hasil kedua kajian tersebut diharapkan menjadi landasan penting bagi Pemerintah Kabupaten Banjar dalam meningkatkan kualitas pelayanan infrastruktur dan sanitasi yang lebih merata, tepat sasaran, dan berkelanjutan. 

Dengan menjadikan data, hasil penelitian, dan kebutuhan masyarakat sebagai pertimbangan utama, arah pembangunan daerah diharapkan semakin terukur serta mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Banjar.(Ione/Brigade Bapperida)


Komentar